Memperkuat UMKM dengan Program Aceh Kaya

Memperkuat UMKM dengan Program Aceh Kaya

Banda Aceh | Sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menyerap banyak tenaga kerja. Di Aceh UMKM terus tumbuh setiap tahun dan bisa menampung ribuan pekerja dari hulu sampai hilir.

Sadar hal itu, Pemerintah Aceh telah menciptakan Program Aceh Kaya guna memperkuat sektor UMKM bersama dengan sektor industri perdagangan, koperasi dan pariwisata.

Plt Gubenur Aceh, Nova Iriansyah mengatakan. Program Aceh kaya adalah salah satu dari 15 program pokok Pemerintah Aceh untuk mendukung dan memperkuat sektor UMKM di Aceh. Anggaran yang disiapkan mencapai ratusan miliar setiap tahun

“UMKM setiap tahun mengalami penambahan signifikan. Umumnya UMKM ini bergerak dalam bidang perdagangan, jasa, pertanian, pertambangan, industri, perikanan, transportasi dan peternakan,” jelas Nova Iriansyah.

Menurut Nova meskipun jumlah UMKM yang terus meningkat, namun sektor ini belum berkembang secara optimal dari segi produktivitas. Beberapa faktor penyebab belum berkembangnya UMKM di Aceh adalah besarnya biaya transaksi akibat masih adanya ketidakpastian dan persaingan pasar yang tinggi.

Persoalan lain adalah terbatasnya akses kepada sumberdaya produktif terutama terhadap bahan baku dan permodalan, terbatasnya sarana dan prasarana serta informasi pasar, rendahnya kualitas dan kompetensi kewirausahaan sumber daya manusia, dan terbatasnya dukungan modal.

Dia optimis, program Aceh Kaya akan mampu mendorong tumbuhnya industri daerah sesuai dengan sumber daya lokal. Sehingga UMKM, koperasi dan sektor pariwisata dapat berperan aktif dalam meningkatkan ekonomi masyarakat dan penyediaan lapangan kerja.

Guna membantu pengembangan UMKM, Pemerintah Aceh telah menyelenggarakan berbagai kegiatan pelatihan di bidang manajemen dan produksi. Sementara itu, untuk mengatasi masalah permodalan, Pemerintah Aceh telah mendorong agar perbankan di Aceh meningkatkan dukungannya bagi UMKM.***

Komentar

Loading...