Cacatan Perjalanan ke Tanah Suci

Membayar Dham, Mengapai Rahmat Allah

Membayar Dham, Mengapai Rahmat Allah
Rubrik
Jutaan Jamaah haji dari seluruh dunia, khususnya yang tak sempat melakukan beberapa ketentuan seperti ihram, maka diwajibkan untuk membayar denda atau dham. Saya beserta istri serta Jamaah lainnya, diwajibkan untuk membayar dham masing-masing seekor kambing.

Untuk tahun ini harga seekor kambing plus biaya pemotongan dan pembagian 400 riyal yang kami serahkan pada Ustad Asep, pimpinan Jamaah kami mulai dari Mekah. Dan, Rabu lalu, dham tersebut sudah ditunaikan di daerah Kakiyah, kawasan pemotongan hewan.

Jarak dari lokasi penginapan kami di Sisya Bin Dawood sekitar 10 kilometer atau 15 menit waktu perjalanan jika tidak macet. Semua daging tersebut menurut Ustad Asep akan disalurkan pada kaum fakir dan miskin yang ada di pinggiran Kota Mekah atau kawasan lainnya. Ustad Asep berasal dari Jawa Barat.

Dia sudah bermukim sekitar 10 tahun di Mekah. Lulusan salah satu pesantren di Jawa Barat mahir berbahasa Arab serta membaca kitab arab gundul. Ustad Asep juga melakukan bimbingan manasik untuk Jamaah.*

Komentar

Loading...