Iklan Sisi Lain Special Ramadhan

Mediasi Gagal, Sidang Gugatan Terhadap Mawardi Ali Berlanjut

Mediasi Gagal, Sidang Gugatan Terhadap Mawardi Ali Berlanjut
Sidang (Foto: Ist)

Kota Jantho I Sidang lanjutan gugatan wanprestasi PT. Joglo Multi Ayu terhadap Mawardi Ali sebagai Bupati Aceh Besar dengan agenda mediasi, Senin, 1 Maret 2021, berakhir gagal. Ini berarti, sidang akan berlanjut.

Sidang hari ini dipimpin Septika Handini, S.H (ketua) dan  Agung Rahmatullah, S.H. serta Jon Muhammad, S.H (anggota) dengan Panitera Pengganti Faizah, S.H. 

Dalam laporan tertulisnya Hakim Mediator Keumala Sari, S.H. menyampaikan bahwa, para pihak gagal mancapai kata sepakat selama proses mediasi berlangsung. Panggugat PT Joglo Multi Ayu diwakili pengacara dan kuasa hukum Junaidi, S.H., Kali, S.H. dan Rossi, S.H. Sedangkan Mawardi Ali (tergugat) diwakili Nasir, S.H. dan Denni, S.H.

Salah seorang kuasa hukum penggugat Junaidi SH menyayangkan gagalnya upaya mediasi seperti yang dilaporkan hakim mediator, kepada Majelis Hakim serta Kuasa Hukum Penggugat. Dia menilai, sikap Mawardi Ali tidak punya itikat baik.

"Sejak awal kami menilai tergugat Mawardi Ali selaku Bupati Aceh Besar memang tidak menunjukan itikat baik. Sikap tergugat yang mengabaikan kesempatan upaya penyelesaian sengketa melalui mediasi yang diberikan pengadilan, sesuai Hukum Acara," demikian tegas Junaidi, S.H.

Gugatan yang dilayangkan PT Joglo Multi Ayu selaku pihak rekanan dalam proyek gedung Olahraga yang berlokasi di Jantho Sport City (JSC) pada tahun 2018 lalu.  

Gugatan terdaftar dengan Nomor Perkara: No. Reg: 1/Pdt.G/2021/PN-JTH, tanggal 5 Januari 2021 dengan penggugat Cut Lukman.  Dalam gugatannya, menyatakan tergugat telah melakukan perbuatan ingkar janji atau wanprestasi dengan tidak dilaksanakan prestasi atas kewajiban sesuai perjanjian.  

Wanprestasi yang dilakukan Mawardi Ali (Bupati Aceh Besar), tidak membayar paket pekerjaan gedung olahraga atas perubahan spesifikasi teknis pekerjaan.  

Pada kenyataannya, gedung olahraga basket, volly, angkat berat  dan teknis meja di lokasi JSC milik Pemerintah Aceh Besar dengan anggaran Rp20 miliar telah selesai dikerjakan. 

Dalam gugatannya, penggugat meminta agar Bupati Aceh Besar untuk membayar ganti rugi materil sebesar Rp1,06 miliar dan immateriil Rp5 miliar.*** 

Komentar

Loading...