Mayjen Achmad Marzuki Jadi Aster Kasad, Pangdam IM Dipegang Pati Komando

Mayjen Achmad Marzuki Jadi Aster Kasad, Pangdam IM Dipegang Pati Komando
Foto: Dok. MODUSACEH.CO
Penulis
Rubrik
Sumber
Huwaidi Johan I Reporter Banda Aceh

Banda Aceh I Satu hari genap setahun bertugas di Aceh. Mayor Jenderal TNI Achmad Marzuki, akhirnya harus meninggalkan Aceh. Ini sejalan dengan mutasi yang dilakukan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Dia mendapat jabatan baru sebagai Asisten Teritorial (Aster) Kepada Staf Angkatan Darat (Kasad) TNI AD. Tongkat komando berikutnya beralih kepada Mayjen Mohamad Hasan yang sebelumnya menjabat Danjen Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus). 

Mayjen Achmad Marzuki dilantik sebagai Panglima Komando Daerah Militer Iskandar, 18 November 2020. Dan, sesuai Surat Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor Kep/1029/XI/2021, tentang Pemberhentian dari/dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia, tanggal 17 November 2021. Lulusan Akmil 1989 ini dia pun beralih tugas.

Sementara itu, Mayjen Mohamad Hasan bukanlah sosok asing bagi rakyat Aceh. Dia pernah bertugas di Bumi Serambi Mekah, sebagai komandan batalyon dan Komandan Kodim 0104/Aceh Timur dari 2011 hingga 2013.

Mayjen Mohamad Hasan merupakan alumni Akademi Militer (Akmil) 1993. Dia  tercatat pernah menjadi Komandan Unit Grup 1/Para Komando Kopassus hingga Kasi intel Grup 1/Para Kopassus. Ia juga pernah menjabat sebagai Komandan Kodim 0104/Aceh Timur pada 2011 hingga 2013.

Karir Hasan perlahan merangkak naik. Hal itu terbukti dengan dipercayainya sebagai Wakil Komandan Grup 2/Sandi Yudha Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura pada 2013 hingga 2014.

Suami Rahmalia tersebut juga pernah mengemban Komandan Grup A Paspampres pada 2014 hingga 2016 dan diteruskan menjadi Komandan Korem 061/Surya Kencana pada 2018-2019.

Selama menjalani penugasan militer, ia pernah terjun dalam Operasi Timor Timur pada 1995, Operasi Irian Jaya pada 1999, hingga Operasi Memangkas pada 2019. Di luar pergulatannya sebagai pasukan TNI, ia tercatat mempunyai karya buku berjudul "Catatan 02". Karya tersebut ditulisnya saat menjabat sebagai Wakil Komandan Grup 2/Sandi Yudha Kopassus.

Selain itu, bagi Kodam Iskandar Muda, Mayjen Mohamad Hasan merupakan Pangdam ketiga yang berasal dari Kopassus, setelah Mayjen TNI Soenarko (Juli 2008-Oktober 2009) dan Mayjen Teguh Arief Indratmoko (2018). Selebihnya, Kodam paling barat Indonesia ini dijabat mayoritas para perwira tinggi dari Kostrad.***

Komentar

Loading...