Breaking News

Sengketa Tanah

Masyarakat-Mahasiswa yang Blokade Jalan PT Setya Agung Dibubar Paksa Polisi

Masyarakat-Mahasiswa yang Blokade Jalan PT Setya Agung Dibubar Paksa Polisi
Ratusan masyarakat bersama mahasiswa yang tergabung dalam "Front Bate 8" dibubar paksa oleh Kepolisian saat memblokade jalan utama PT Setya Agung. (Foto: Taufiq Hidayatullah)
Penulis
Sumber
Taufiq Hidayatullah Reporter Lhokseumawe/Aceh Utara

Lhokseumawe | Ratusan masyarakat bersama mahasiswa yang tergabung dalam "Front Bate VIII" dibubar paksa oleh Kepolisian saat memblokade jalan utama PT Setya Agung, Desa Batu VIII, Kecamatan Simpang Kramat, Aceh Utara, Selasa (16/11/2021).

Pembubaran tersebut usai berdiskusi antara masyarakat-mahasiswa dengan pihak PT Setya Agung yang dimediasikan oleh pihak kepolisian tidak menuai hasil kesepakatan bersama, sehingga masyarakat-mahasiswa sepakat untuk menduduki kembali akses jalan utama PT Satya Agung.
 
Saat aksi pembubaran oleh pihak Kepolisian terjadi penolakan dari masyarakat, dan terjadilah dorong-dorongan dan bertabrakan. Dan satu dari dua tenda juga dirobohkan oleh pihak kepolisian, sebelum akhirnya masyarakat berhasil dipaksa bubar oleh pihak kepolisian. 

Sebelumnya, aksi blokade akses jalan PT Setya Agung oleh masyarakat dan mahasiswa dilakukan pada Senin (15/11) pagi.

Kepala Dusun Desa Bate VIII, Ahmad mengatakan bahwa mereka melakukan penutupan jalan tersebut untuk menemukan solusi dengan pihak PT Setya Agung terhadap tanah mereka yang telah diserobot, namun pihaknya malah diusir oleh pihak kepolisian.

"Kami disini untuk mendapat solusi bersama atas sengketa tanah kami yang telah mereka serobot, akan tetapi kami disini malah diusir saat mencari keadilan tanah kami oleh pihak Kepolisian," kata Ahmad.***

Komentar

Loading...