Masuk ODP, Wahyu Wahab Usman: Saya tak Pergi dan Kembalikan SPPD

Masuk ODP, Wahyu Wahab Usman: Saya tak Pergi dan Kembalikan SPPD
Wahyu Usman Wahab (Foto: Ist)

Banda Aceh | Wahyu Usman Wahab, anggota DPR Aceh dari Partai Daerah Aceh (PDA) yang tergabung dalam Fraksi PKB-PDA, membantah jika dirinya keluar kota dan mengunakan biaya perjalanan dinas (SPPD) dari Sekretariat DPRA.

Itu disampaikan kepada media ini, Kamis malam, karena namanya tercantum dalam salah satu ODP virus Covid-19, karena melakukan perjalanan dinas, khususnya Jakarta. “Saya tidak jadi pergi karena beberapa alasan. Salah satunya, Ibunda saya tercinta meninggal dunia Rabu, 11 Maret 2020 di RS. Muhfid, Sigli,” jelas Wahyu, Kamis malam. 

Terkait namanya masuk dalam 25 anggota DPRA berstatus ODP, Wahyu menjelaskan. ”Mohon maaf, Sekretariat DPRA mengeluarkan data tapi saya tidak dihubungi. Saya telah mengembalikan Surat Perintah Perjalanan Dinas) SPPD atas nama Wahyu Usman Wahab dan Ustad Zaenal,” ungkap dia.

Harusnya sebut Wahyu, mereka (Sekretariat DPRA) melihat SPPD dan keuangan yang dibayar kepada siapa saja yang berangkat, bukan surat dari komisi yang menjadi dasar.

Sebalumnya, adanya 13 anggota DPR Aceh yang masuk Orang Dalam Pantuan (ODP) virus corona (Covid-19) di Aceh. Lalu, bertambah menjadi 25 anggota. Termasuk ketua dan tiga pimpinan DPRA. Nama tersebut, beredar luas di media sosial  WhatAspp (WA).

Nah, dalam daftar tersebut, tertera nama Ketua DPR Aceh Dahlan Jamaluddin serta tiga pimpinan lainnya yaitu, Hendra Budian (Golkar), Safaruddin (Gerindra) serta Dalimi (Demokrat). Akibatnya, berbagai pendapat, berkembang di ranah publik.***

Komentar

Loading...