Nawan "Beraksi"

Massa PA Bentrok dengan Pendukung Nektu

Massa PA Bentrok dengan Pendukung Nektu
Khairul Anwar

Aceh Timur | Tim Sukses (Timses) pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Aceh Timur, Ridwan Abu Bakar alias (Nektu) dan Abdul Rani alias Polem, bentrok dengan timses Partai Aceh.

Insiden itu terjadi di desa Teupin Jareng Kecamatan Idi Rayeuk Kabupaten Aceh Timur, Minggu, (01/01/2016), sekitar pukul 10.30 WIB. Massa merusak Kantor PA. Massa juga merusak dua Unit Mobil Minibus berstiker PA, dan mencabut sejumlah Baliho yang dipasang dihalaman Kantor.

Kapolda Aceh Brigjen Rio S Djambak melalui Humas Kombes Pol, Goenawan, mengatakan, kejadian ini berawal, sekira pukul 10.30 Wib,tiga unit mobil yang membawa rambongan ke Desa Teupin Jareng, Kecamatan Idi Rayeuk hendak menuju acara yang menghadiri acara (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Aceh Timur, Ridwan Abu Bakar alias (Nektu) dan Abdul Rani alias Polem, juga Paslon Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf di Desa Alue Bu Kecamatan Peureulak Barat.

Ditengah perjalanan, Kata Goenawan, ketiga Mobil tersebut, berdempetan dengan Mobil yang dikendarai Nawan. Sehingga Mobil Nawan, tidak bisa dilalui, kerana akses jalan sempit. Tak diam, akhirnya Nawan banting stir sampai ke bahu jalan.

Nawan beraksi,  karena merasa rombongan mau mencari keributan, sehinga turun dari mobilnya dan memukul kaca depan dengan tangan terhadap salah satu mobil jenis Double Cabin yang mengangkut rombongan mengakibatkan kaca pada bagian belakang pecah,” kata Goenawan, Minggu, (1/1/2017).

Menurut Goenawan, insiden bentrok antara kedua tim pemenangan ada dua versi, pertama, rombongan itu hendak menuju ke Balai Umara tempat diadakannya acara pertemuan tim Nek Tu.

Sementara Nawan menyusul rombongan, dengan mengendarai mobilnya dari arah belakang. Sedangkan versi yang kedua, Nawan melarang membawa simpatisan ke desa Teupin Jaring padaacara salah satu Paslon Bupati dari independen.

“Merasa tidak dihargai saudara Nawan memukul kaca depan mobil Double Cabin rombongan, dan langsung pergi meninggalkan lokasi,” paparnya.

Berselang beberapa jam kemudian sekitar Pukul 17.00 Wib, tim pemenangan independen Nektu Polim, mendatangi posko Partai Aceh di Desa Kuala Peudawa Puntong Kecamatan Idi Iayeuk, dengan menggunakan kurang lebih 30 unit mobil.

Lebih lanjut Kata Goenawan, massa merusak Posko, Satu unit mobil Nissan March nomor Polisi BK 1784 IZ yang terparkir di dekat posko juga ikut dirusak. Massa juga mencopot Spanduk dan Bendera Partai Aceh yang dipasang disepanjang jalan. Rombongan ini, masuk dari Desa Seunebok Rambong, lalu keluar dari jalan Kuala Peudawa Puntung.

“Dalam kejadian tersebut tidak ada terjadi bentrokan dan kekerasan antar pendukung. Saat ini kedua kelompok bersiaga di beberapa tempat guna antisipasi serangan dari pihak kelompok lain,” ulasnya.

Dalam kejadian tersebut tidak ada terjadi bentrokan dan kekerasan antar pendukung. Saat ini kedua kelompok bersiaga di beberapa tempat guna antisipasi serangan dari pihak kelompok lain.

Bahkan untuk menyelesaikan bentrok antar dua kubu, Polda Aceh terus melakukan mediasi dan upaya penyelesaian dengan mempertemukan kedua pihak, di Polres Aceh Timur.***

Komentar

Loading...