Breaking News

Mantap! Peduli Iklim, Mahasiswa Indonesia Unjuk Gigi di Washington

Mantap! Peduli Iklim, Mahasiswa Indonesia Unjuk Gigi di Washington
(Dok UGM)
Penulis
Sumber
okezone.com

JAKARTA | Mahasiswa Indonesia kembali unjuk gigi di kancah internasional. Kali ini mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang menjadi delegasi Indonesia dalam sebuah forum internasional Tribal Climate Camp 2017 di Washington, Amerika Serikat. Mahasiswa UGM yang berhasil mengikuti forum internasional tersebut adalah Aditya Pradana, seorang mahasiswa Fakultas Geografi.

Berkat prestasinya sebagai Best Delegate dalam Youth Leadership Camp for Climate Change 2017 membawa Aditya terbang ke Washington untuk mengikuti forum internasional bertajuk perubahan iklim tersebut.

Melansir dari laman UGM, Kamis (24/8/2017), Tribal Climate Camp 2017 kali ini diikuti 64 delegasi dari berbagai negara. Forum tersebut dipersembahkan sebagai platform bagi penggiat perubahan iklim untuk saling berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai lingkungan dan iklim.

"Melalui forum ini, kami memahami bahwa kerjasama antar generasi," kata Aditya Pradana. Menurut dia kerjasama antar generasi tersebut sangat diperlukan untuk mewujudkan agenda global perubahan iklim dan menciptakan kondisi iklim yang lebih bersahabat. Pasalnya, jelas Aditya, Tribal Climate Camp 2017 tidak hanya meningkatkan kapasitas delegasi dalam melaksanakan aksi peduli iklim. Namun juga memberikan pemahaman berarti bahwa peran setiap individu dan masyarakat lokal sangat penting dalam menekan kenaikan suhu global.

Dalam kesempatan langka tersebut, Aditya juga mengisahkan bahwa dirinya sempat memaparkan strategi sosial media dalam kampanye iklim. Ia juga memamerkan kegiatan hilirisasi riset dan proyek bersama Tim dari Fakultas Geografi UGM terkait ketahanan iklim dari bencana frost di Dataran Tinggi Dieng.

Aditya mengisahkan, ada pula pertukaran budaya yang dilakukan antar negara. Sementara Tribal Climate Camp 2017 ini sendiri fokus terhadap perumusan agenda adaptasi dan mitigasi perubahan iklim pada komunitas yang rentan terkena dampkan dinamika iklim. Khususnya, masyarakat lokal. Di forum tersebut juga ada serangkaian acara seperti Course on Climate and Vulnerability, Workshop on Climate Forecasting, Working Team on Community Engangement and Climate Policy Strategy, Climate Communication, FGD on Climate Resilience.

Selain itu ada pula kegiatan Community Field ke Nisqually Tribes and National Park di Washington. Di kawasan percontohan komunitas lokal peduli iklim tersebut, para delegasi juga melakukan Fieldtrip ke Mt. Rainer National Park yang mengalami permasalahan pencairan gletser. Pasca kegiatan Tribal Climate Camp 2017, setiap delegasi diminta untuk terus berperan aktif dalam mengajak komunitas dalam rangka upaya aksi pro iklim dan peduli lingkungan.***

Komentar

Loading...