Mantan Ketua KPA/PA Aceh Barat Meninggal Dunia, Mualem: Abu Yus Kader Terbaik!

Mantan Ketua KPA/PA Aceh Barat Meninggal Dunia, Mualem: Abu Yus Kader Terbaik!
Yusaini (Abu Yus).
Penulis
Rubrik

Meulaboh | Innalillahi wa innailaihi Raji'un.

Kabar duka datang dari keluarga besar Gerakan Aceh Merdeka (GAM) se- Aceh (ban sigom Aceh), terutama Wilayah Meulaboh Raya.

Yusaini atau dikenal Abu Yus, seorang pejuang GAM yang juga mantan Ketua Komite Peralihan Aceh  (KPA) dan Ketua Partai Aceh (PA), meninggal dunia pada pukul 03.00 WIB, Selasa (4/8/2020) dini hari.

Almarhum merupakan adik kandung Bupati Aceh Barat Ramli MS. Dia meninggal dunia di rumahnya Desa Sakuy, Kecamatan Sungai Mas, Aceh Barat.

"Meninggal dunia di rumahnya jam 3 lewat," kata anggota DPRA Aceh Tarmizi  yang dekat dengan almarhum Abu Yus, Selasa.

Tarmizi melalui pesan WhatsApp (WA) menjelaskan, Abu Yus sudah dimakamkan di Sakuy, Sungai Mas tadi padi.

Yusaini meninggal dunia karena sakit yang dideritanya. Bahkan disebut-sebut Abu Yus sempat berobat ke Penang, Malaysia dan juga di  Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainal Abidin, Banda Aceh. "Beliau tidak ada anak," jawab Tarmizi melalui WA.

Sosok Abu Yus tentu sangat dikenang keluarga besar Komite Peralihan Aceh (KPA) dan Partai Aceh (PA). Maklum, Abu Yus adalah mantan GAM yang aktif membesarkan PA, terutama di wilayah Aceh Barat.

Saat Abu Yus pimpin PA Aceh Barat, partai lokal itu selalu jadi perhitungan lawan dalam dunia politik.

Ini dibuktikan, PA Aceh Barat pada Pileg lima tahun sekali, selalu berasil mendudukan kadernya pada posisi pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat.

Ketua Umum DPW Partai Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem) kepada media ini, Selasa siang mengaku kehilangan dengan sosok Abu Yus. "Dia kader terbaik. Namun, apa pun keinginan kita, kehendak Allah SWT yang menentukan. Karena itu, kepada keluarga yang ditinggalkan agar tabah," sebut Mualem.

Diakui Mualem, Abu Yus merupakan kombatan GAM yang telah membesarkan Partai Aceh di Meulaboh. Karena kondisi kesehatan yang menderanya, maka jabatan Ketua KPA dan PA di sana, akhirnya beralih kepada kader yang lain.

"Walau begitu, beliau sering menghubungi saya dan memberi berbagai saran untuk kebesaran Partai Aceh. Ini membuktikan bahwa almarhum sangat mencintai dan bertanggungjawab dalam menjaga Partai Aceh," ucap Mualem.***

Komentar

Loading...