Di Balik Surat Pengganti Ijazah Chalidin dan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan

Mantan Kepsek SMPN 4 Blang Ara Lapor Bendaharanya ke Polda Aceh

Mantan Kepsek SMPN 4 Blang Ara Lapor Bendaharanya ke Polda Aceh
Foto MODUSACEH.CO/Azhari Usman

Banda Aceh | Mantan Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Blang Ara, Seunagan, Kabupaten Nagan Raya, Said Ramlana, Rabu (22/03/2017) resmi melaporkan bendahara sekolah atas nama Zainab ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Aceh, Jalan. T. Nyak Arief, Lingke, Banda Aceh.

Laporan itu, berkaitan dugaan pemalsuan tanda tangannya yang diduga, dilakukan Zainab.

Dugaan pemalsuan tanda tangan dimaksud, terkait tentang surat keterangan kelulusan calon Wakil Bupati Nagan Raya yang diusung Partai Aceh, Chalidin. 

Said Ramlana pada sejumlah awak media, Rabu (22/03) menegaskan, pelaporan itu tidak ada hubungan dengan politik.
Said mengatakan, yang ia laporkan pada Polda Aceh adalah bendaharanya pada waktu itu, diduga telah memalsukan tanda tangannya.
 
"Saya tidak melaporkan Chalidin, yang saya lapor bendahara," tegas Said Ramlana.
 
Lanjut Said, dia tidak tahu tanda tangannya telah dipalsukan, namun pada 7 Maret 2017, ia diberi tahu oleh Kepala Dinas Pendidikan Nagan Raya, Hj. Cut Intan Keumala.
Saat itu kata Said, Ibu Kadis kata
menanyakan kepada dirinya tentang tanda tangan surat pengganti ijazah Chalidi.
Kata Said, seingatnya, Chalidin tidak pernah tamat di sekolah yang pernah ia pimpin.
Maka kata Said Ramlana, ia merasa tidak pernah mengeluarkan surat pengganti ijazah SMP Chalidi.
Kemudian jelas Said, ia meminta stafnya untuk memeriksa dan akhirnya  diketahui Zainab yang telah meniru tanda tangannya. "Zainab juga mengakui telah meniru tandatangannya," tegas Said Ramlana.
 
Sebelumnya, akui Said bahwa ia telah mengirimkan surat kepada atasannya dan pada lembaga terkait .Namun tidak ada tindaklanjut, itulah alasanya Said, ia berinisiatif melaporkan langsung kasus dugaan pemalsuan tanda tangan itu pada Polda Aceh.***

Komentar

Loading...