Hasil Musyawarah Majelis Tinggi

Malik Mahmud Al-Haythar Kembali Jabat Wali Nanggroe Aceh

Malik Mahmud Al-Haythar Kembali Jabat Wali Nanggroe Aceh
Azhari Usman/ MODUSACEH.CO
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Majelis Tinggi Wali Nanggroe Aceh terdiri dari Majelis Tuha Peuet, Majelis Tuha Lapan, dan Majelis Fakwa memutuskan.  Kembali menetapakan Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar sebagai Wali Nanggroe Aceh X. Penetapan itu berdasarkan hasil musyawarah yang dilaksanakan di Meuligoe Wali Naggroe Aceh, Lempeneruet, Aceh Besar, Kamis (6/12/18) malam.

Wakil Ketua Tuha Peuet, Tgk. H. Marhaban Adnan menyampaikan. Pengajuan nama Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar sebabagai Wali Nanggroe Aceh X telah melalui proses dan ketentuan yang berlaku. Sebab, seluruh anggota majelis yang hadir menyepakati nama Malik Mahmud Al-Haythar.

“Bahwa, Wali Nanggroe Aceh yang akan berakhir masa jabatanya pada 16 Desember 2018, kami sebagai unsur-unsur yang menjadi Komisi Pemilihan Wali Nanggroe, menurut kami telah memenuhi forum (jumlah) untuk melakukan musyawarah dengan ini menetapkan Wali Nanggroe Aceh periode 2018-2013 yaitu Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar,” kata Tgk. H. Marhaban Adnan didampingi Sekretaris Majelis Tuha Peuet, Ali Basyah dan Anggota Majelis Fatwa, H. Zuafanuddin, S. Ag di Meuligoe Wali Nanggore Aceh, Lampeneruet, Aceh Besar, Rabu (12/12/18).

Menurut Tgk. H. Marhaban Adnan, perekrutan jabatan Wali Naggroe (WN) Aceh sebenarnya juga bisa dilakukan terbuka untuk umum, sesuai dengan syarat yang berlaku. Namun, Pembentukan Komisi Pemilihan Wali Nanggroe harus terdiri dari Majelis Tuha Peuet tujuh orang, Majelis Tuha Lapan 46 orang, Majelis Fatwa 46 orang, dan perwakilan ulama 23 orang dari 23 Kabupaten/Kota di Aceh.  

“Hingga saat ini, kami belum merekrut perwakilan ulama dari 23 Kabupaten dan Kota. Berarti tidak mencukupi Komisi Pemilihan WN Aceh. Mengingat waktu sudah sangat mepet, makanya, kami berpendapat tidak membuka perekrutan jabatan WN Aceh dan menetapkan kembali nama Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar. Kami merasa, beliau (Tgk Malik Mahmud Al-Haythar) layak dan bisa mengayomi semua pihak,” harap Tgk. H. Marhaban Adnan.***

Komentar

Loading...