Imbas Penerapan Lockdown

Malaysia Airlines Diambang Bangkrut

Malaysia Airlines Diambang Bangkrut
Malaysia Airlines (Foto: asiatoday.id)
Rubrik
Sumber
Berbagai Sumber

Awalnya, maskapai milik Malaysia bernama Malaysia-Singapore Airlines. Itu terjadi sebelum Singapura memisahkan diri dari Federasi Malaysia tahun 1965. Kini, imbas penerapan lockdown untuk antisipasi virus korona di Malaysia, mengakibatkan maskapai Mayalsia Airlines terancam diambang bangkrut.

MODUSACEH.CO I Imbas Covid-19 melanda dunia, begitulah banyak pihak menyebut. Termasuk para pemimpin dunia. Itu sebabnya, banyak cara dilakukan untuk memutuskan mata rantai virus mematikan ini. Salah satunya dengan menerapkan lockdown.

Negara tetangga Malaysia memilih kebijakan ini, Akibatnya, permintaan terhadap penerbangan dari dan ke seluruh dunia anjlok. Ini yang membuat maskapai Mayalsia Airlines terancam di ambang bangkrut.

Chief Financial Officer (CFO) Malaysia Aviation Group (MAG) Boo Hui Yee mengungkapkan. Sejumlah staf Malaysia Airlines dan star penerbangan lainnya, memiliki nasib yang tak jauh beda.

Sebab buruknya wabah virus korona membuat pemerintah memaksa melakukan pembatasan perjalanan di seluruh dunia.

“Permintaan telah anjlok dan penumpang mengganggu pusat kontak global dan akun media sosial kami untuk membatalkan pemesanan, menempatkan kami dalam situasi kritis. Banyak maskapai sekarang beresiko bangkrut dan Malaysia Airlines tidak berbeda,” katanya seperti dikutip Okezone, Rabu, 18 Maret 2020 lalu.

Kini, Malaysia Airlines sedang mempertimbangkan opsi yang lebih sulit yakni mempertahankan bisnisnya dalam masa kritis untuk membendung kerugian dan menghemat uang, serta mendesak para karyawannya untuk cuti sukarela tanpa dibayar.

“Pemotongan gaji 10% untuk manajemen sebagai bagian dari langkah-langkah untuk menurunkan biaya operasional dan mengatasi permintaan yang lebih lemah untuk perjalanan udara karena wabah Covid-19,” ungkap Kepala Eksekutif MAS Kapten Izham Ismail.

Tindakan drastis yang telah diputuskan ini untuk memastikan keberlanjutan arus kas bisnis dan ini termasuk manajemen kapasitas, menghalangi pengeluaran tidak kritis, mencari konsesi vendor, pembekuan pengeluaran diskresioner dan pemotongan biaya di banyak daerah.

“Prioritas utama kami adalah membendung kerugian, menghemat uang, dan mempertahankan bisnis dari ketidakpastian pandemi Covid-19 yang sangat 'berubah," sambung Boo.

Sekedar informasi, awalnya maskapai milik Malaysia itu bernama Malaysia-Singapore Airlines. Ini sebelum Singapura memisahkan diri dari Federasi Malaysia pada 1965.

Enam tahun setelah Singapura memisahkan diri dari federasi itu, maskapai kedua negara ikut berpisah sebab menjadi sumber perdebatan antara kedua tuan.

Malaysia ingin fokus pada rute domestik, sementara Singapura berfokus ke arah rute internasional. Akhirnya, tahun 1971 kedua pemerintah secara resmi memisahkan operasi manajemen.

Dari pemisahan itu, Malaysia Airline System mendapatkan armada pesawat terbang Fokker F27. MAS mulai beroperasi 1 Oktober 1972 dan memiliki pesawat Boeing 747 pada tahun 1982. Nama Malaysia Airlines mulai digunakan pada 1987.***

Komentar

Loading...