Breaking News

Terpilih Aklamasi

Maimun Mirdaz Ketua Umum Forum Jurnalis Aceh (FJA) Cabang Bireuen

Maimun Mirdaz Ketua Umum Forum Jurnalis Aceh (FJA) Cabang Bireuen
Ketua Umum Forum Jurnalis Aceh (FJA) Aceh Muhammad Saleh menyerahkan mandat Kepada Maimun Mirdaz beberapa waktu lalu di Banda Aceh. (Foto: Ist)
Penulis
Rubrik

Bireuen | Usai menerima mandat pembentukan Forum Jurnalis Aceh (FJA) Cabang Bireuen. Maimun Mirdaz segera melakukan rapat pembentukan pengurus periode 2021-2024.

Itu sebabnya, Senin, 14 Juni 2021, Pengurus FJA Bireuen resmi terbentuk melalui rapat tim pengagas di Star Black Coffee setempat.

Acara ini dihadiri sejumlah wartawan aktif dan bertugas di Bireuen. Hasilnya Maimun Mirdaz terpilih sebagai Ketua Umum FJA Cabang Bireuen Periode 2021-2024. 

"Selanjutnya, kami secepat mungkin mengirim dan mengusulkan susunan pengurus ke Pimpinan Pusat FJA di Banda Aceh untuk mendapat pengukuhan dalam bentuk surat keputusan," jelas Maimun.

Maimun Mirdaz menjelaskan, sesuai misi, visi dan tujuan. FJA merupakan organisasi profesi wartawan lokal (Aceh). Organisasi ini sebagai wadah silaturrahmi serta peningkatan sertifikasi serta kompetensi jurnalis seperti diisyarakat Dewan Pers.

Selain itu melakukan kegiatan peningkatan kapasitas dan kualitas jurnalis dalam bentuk pelatihan, pendidikan dan seminar.

"Seperti disampaikan Ketua Umum FJA, H. Muhammad Saleh, keberadaan FJA sebagai tempat mengikat persaudaraan, silaturrahmi, kapasitas dan kualitas jurnalis di Aceh," ujar Maimun.

Karena itu, dia tak menafikan jika ada tantangan-tantangan yang muncul terhadap pers di Aceh. "Seperti terbatasnya akses untuk ikut serta dalam penguatan kompetensi jurnalistik, sertifikasi perusahaan pers, hingga keanggotaan dalam organisasi profesi," ujarnya.

Mirisnya, kekerasan dan persoalan hukum serta teror masih kerap dihadapi para jurnalis tanpa ada penyelesaian serta advokasi yang jelas dari beberapa organisasi profesi pers.

"Pengurus Pusat Forum Jurnalis Aceh (FJA) telah memberikan mandat kepada saya dengan harapan FJA Cabang Bireuen segera membentuk struktur kepengurusan. Ini sebagai misi utama agar wartawan di Aceh umumnya dan anggota FJA khususnya memiliki tanggungjawab terhadap organisasinya serta jiwa korsa yang kuat," ungkapnya.

"Wartawan yang bernaung di bawah FJA Bireuen tidak boleh menghujat sesamanya, berupaya melakukan upaya pembunuhan karakter, memfitnah, serta adu domba antara satu wartawan dengan lainya di berbagai organisasi kewartawanan, baik itu PWI, AJI, IJTI, PPWI serta PWA. Mereka semua adalah teman sejawat yang perlu dihormati dan hargai. Begitu pesan Ketua Umum FJA, Muhammad Saleh," tegas Maimun.

Sementara itu struktur kepengurusan Forum Jurnalis Aceh (FJA) Cabang Bireuen terdiri dari, Saifullah, ST (pembina), Ketua Umum Maimun Mirdaz (Bongkarnews, AtjehDaily.Com), Ketua Harian M. Reza (Lintas Nasional), Sekretaris Akhyar Rizki (Harian Rakyat Aceh), Bendahara Muhibuddin (Media NAD), Ketua Bidang Organisasi, Pelatihan dan SDM T Dicky Duta Putra, S.Sos (Aceh Monitor), Ketua Bidang Hukum, Advokasi dan Pembelaan Wartawan Dian Fakri (MODUSACEH.CO), Ketua Bidang Pengembangan dan Pengkajian Anas (Lintas Nasional), Departemen Humas Faisal Andi TA (Indo Populer), Departemen Olah Raga, Pariwisatada Sosial Budaya Hendra (Fakta dan Realita Com),  Neneng Suryani, SE (Citra Aceh), Departemen Kerja Sama antar Lembaga Raisul Baried (Puja TV).

Pembina FJA Bireuen, Saifullah, ST berharap organisasi yang baru terbentuk itu dapat menjadi wadah bersatu serta memberikan warna tersendiri di Aceh dengan mengedepankan budaya serta kearifan lokal Aceh.

Lanjutnya, wartawan yang bergabung di FJA Bireuen bukan pemain baru, tapi para senior dan memiliki integritas dalam melahhirkan karya jurnalistik.

”Sayalah yang baru masuk dalam komunitas ini. Mudah-mudahan kita saling mensupport, mendukung untuk suksesnya FJA ke depan yang lebih baik,” ungkap Saifullah, ST.***

Komentar

Loading...