Terkait Dugaan Penyelewengan Beasiswa 2017 

Mahasiswa Tagih Janji Kapolda

Mahasiswa Tagih Janji Kapolda
Penulis
Rubrik

Banda Aceh l Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan Aceh (AMPPA) mengelar unjuk rasa di depan Kantor Polda Aceh, Jalan Cut Mutia No 25, Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Senin, 13 Januari 2020. 

Para mahasiswa meminta pihak Kepolisian Polda Aceh untuk mengusut tuntas kasus beasiswa tahun 2017, yang diduga berasal dari anggaran Aspirasi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dengan nilai anggaran Rp 22,2 miliar lebih.

Selain itu, mengusut temuan hasil investigasi Tim Inspektorat Aceh terhadap kasus seleksi Beasiswa BPSDM tahun 2019 yang terindikasi penyelewengan dalam penerimaan calon beasiswa. 

Mahasiswa meminta kepada Polda Aceh, untuk mengawasi secara berskala proses penyaluran beasiswa yang bersumber dari Anggaran dan Pendapatan Belanja Aceh dan bantuan lainnya yang bersumber dari keuangan negara. 

Selanjutnya, para mahasiswa meminta adanya keterbukaan dalam proses penyelidikan dan transparansi kepada publik secara berskala dari hasil penyelidikan kasus korupsi beasiswa tersebut. 

Sebelumnya, Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak, saat komfersi pers Selasa (31/12/2019) berjanji akan mengusut tuntas kasus dugaan pemotongan dana bantuan pendidikan (beasiswa), yang diduga melibatkan oknum anggota DPRA.

Ada 800 saksi yang akan diperiksa, dan didominasi para mahasiswa penerima beasiswa.

Diduga, sebanyak sembilan dari 81 anggota DPRA periode 2014-2019  menyelewengkan dana bantuan pendidikan atau beasiswa untuk mahasiswa pada tahun 2017.

Sembilan anggota DPRA sebagai pengusul dana bantuan pendidikan itu terindikasi kuat memotong, atau menyelewengkan dana beasiswa tersebut.***

Komentar

Loading...