DPO Kasus Narkoba

Lepas dari Tangkapan Polda Kepri Terjerat Tim Polres Lhokseumawe

Lepas dari Tangkapan Polda Kepri Terjerat Tim Polres Lhokseumawe
DPO Kasus Narkoba Polda Kepri (Foto: Din Pasee)

Lhokseumawe I Setelah sekian lama berlenggang bebas dan lolos dalam pencarian polisi, Kamis, 7 Januari 2021, jajaran Polres Lhokseumawe akhirnya berhasil menangkap SB alias Pak De, warga Desa Mangsang, Kecamatan Sungai Beduk, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

SB merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Kepri dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto SIk MH bersama Kasat Reskrim Iptu Yoga Panji Prasetyo mengatakan itu pada konferensi pers di Gedung Serba Guna, Jumat.

Katanya, penangkapan terhadap DPO tersebut berlangsung, Kamis (7/1/2021),  sekitar pukul 14.00 WIB oleh anggota Unit Resmob Satreskrim Polres Lhokseumawe.

Keberhasilan ini, setelah timnya melakukan penyelidikan terhadap keberadaan DPO Polda Kepulauan Riau atas nama SB dalam kasus narkotika Golongan I jenis sabu-sabu.

20210108-narkoba3

Foto: Din Pasee

Meski sudah banyak yang melakukan pemburuan terhadap SB, namun tetap saja jejaknya tak terhendus. Maklum, dia dikenal licin serta gesit sehingga berhasil meloloskan diri dari aparat penegak hukum.

Namun Polres Lhokseumawe justru mengakhiri pelarian SB yang selama ini dapat menghirup udara bebas tanpa bisa disentuh polisi.

Berawal dari informasi masyarakat yang mengenal keberadaan tersangka. Lalu, tim menuju Kota Sigli, Kabupaten Pidie. Tujuannya, melakukan pengejaran terhadap tersangka.

Tiba di Sigli, tim menuju lokasi target yakni SPBU Gampong Keuniree, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie.

Selanjutnya, melakukan pengintaian terhadap target hingga tim berhasil mengamati posisi tersangka yang saat itu sedang berada di depan Cafe SPBU tersebut.

“Sebelum kehilangan sasaran, selanjutnya tim langsung melakukan penangkapan dan tersangka berhasil diringkus tanpa perlawanan," ujarnya.

Lantas, petugas melakukan penggeledahan terhadap badan dan pakaian tersangka dan tersangka SB diboyong ke Mapolres Lhokseumawe untuk diserahkan kepada Ditnarkoba Polda Kepri, guna proses lebih lanjut.

20210108-narkoba2

Foto: Din Pasee

"Saat dilakukan penggeledahan tidak ditemukan barang bukti sabu-sabu, namun kita menyita satu unit HP Oppo warna hitam," jelas Kapolres.

Tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 Undang-Undang No 35 Tahun 2009, tentang narkotika dengan ancaman hukuman mati.

Pada kesempatan itu, tersangka SB turut dihadirkan dihadapan awak media bersama lima tersangka kasus lainnya. Termasuk sejumlah barang bukti kejahatan kelima tersangka.***

Komentar

Loading...