Terkait Tuduhan Provokator dan Sebutan “Sofyan Hitam”

Laporan Sofyan Terhadap Suadi Yahya Dilimpahkan ke Polda Aceh

Laporan Sofyan Terhadap Suadi Yahya Dilimpahkan ke Polda Aceh
Suadi Yahya dan Sofyah (Foto: Dok.MODUSACEH.CO)

Banda Aceh I Untuk sementara waktu, Sofyan bolehlah bersenang hati. Maklum, laporannya terhadap Wali Kota Lhokseumawe Suadi Yahya, terkait dugaan pencemaran nama baik dan tuduhan provokator serta sebutan “Sofyan Hitam”. Kabarnya akan berlabuh ke Polda Aceh.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, SIK, MH melalui Kasat Reskrim Iptu Yoga Panji Prasetya SIK membenarkan jika kasus tersebut akan  dilimpahkan ke Polda Aceh.

“Benar, malam ini akan kami bawa ke Polda Aceh,” jelas Yoga Panji Prasetya menjawab konfirmasi media ini, Rabu malam.

Mengapa harus ditarik ke Polda, tanya media ini. “Atensi dari Polda, karena menyangkut kepala daerah. Jadi,  Polda yang tangani,” ujar Yoga.

Diberitakan media ini beberapa waktu lalu. Didampingi kuasa hukumnya, Sofyan, seorang warga Kota Lhokseumawe, melaporkan Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya ke Polres Lhokseumawe, Senin (13/7/2020).

Laporan ini terkait dugaan pencemaran nama baik dan tuduhan provokator serta sebutan “Sofyan Hitam”. “Hari ini klien saya resmi melaporkan Suaidi Yahya ke Polres Lhokseumawe. Dan laporan kami sudah diterima,” kata M Teguh Pribadi, kuasa hukum Sofyan ketika itu.

Kata Teguh, laporan itu dilakukan atas inisiatif kliennya sendiri, tanpa ada unsur paksaan dari pihak manapun. Apalagi, sejauh ini tidak ada itikat baik dari Suaidi untuk bertemu atau meminta maaf.

“Kita melaporkan ini atas dasar memiliki barang bukti yakni rekaman suara dan juga pemberitaan dari sejumlah media,” ujar dia.

Memang, sebelumnya Sofyan memutuskan untuk melaporkan Suaidi Yahya ke Polres Lhokseumawe. Namun, laporan tersebut ditolak polisi setempat karena menunggu keputusan dari atasannya.

“Secara resmi kasus pencemaran nama baik saya dengan tuduhan provokator dan sebutan “Sofyan Hitam” yang disampaikan Wali Kota Lhokseumawe,” kata Sofyan kepada media ini, Rabu malam.

Dia mengaku laporan yang diajukan tersebut sempat ditolak petugas setempat karena harus menunggu keputusan dari Kepala Satuan (Kasat Reskrim). Selain itu, laporan yang dituju merupakan pejabat publik dan semestinya dikomunikasikan secara baik-baik.

“Alhamdulillah, sementara waktu saya bersyukur kasus ini terus berlanjut ke Polda. Semoga Pak Kapolda benar-benar dapat menegakkan hukum dan keadilan untuk saya atau tidak tebang pilih,” harap Sofyan.***

Komentar

Loading...