KPK Enggan Spekulasi Soal Info Penggeledahan Bocor

KPK Enggan Spekulasi Soal Info Penggeledahan Bocor
Ilustrasi KPK. (CNN Indonesia)
Penulis
Rubrik
Sumber
cnnindonesia.com

Jakarta | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) enggan berspekulasi mengenai kabar penggeledahan kasus dugaan suap pajak diduga bocor sehingga tidak berhasil mengamankan barang bukti.

Pelaksana Tugas Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, menyatakan pihaknya saat ini fokus menyelesaikan pengusutan kasus dugaan suap pajak dan mencari para pihak yang merintangi penyidikan.

"Kami tidak ingin berspekulasi terkait opini adanya kebocoran informasi kegiatan tersebut," kata Ali melalui pesan tertulis, Selasa (13/4).

"Yang menjadi concern dan fokus kami adalah soal dugaan adanya pihak-pihak yang tidak kooperatif dan sengaja menghalangi penyidikan dengan cara memindahkan bukti tersebut," lanjut dia.

Tim penyidik lembaga antirasuah sebelumnya gagal mengamankan barang bukti dalam penggeledahan di kantor PT Jhonlin Baratama dan sebuah lokasi di Kecamatan Hampang, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Ali mengatakan barang bukti diduga kuat telah diamankan oleh pihak tertentu dengan menggunakan truk.

"Setelah tim penyidik KPK datangi lokasi, truk tersebut sudah berpindah tempat dan saat ini kami sedang melakukan pencarian," ujarnya.

Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Dewan Pengawas KPK segera mengusut terkait dugaan info penggeledahan KPK bocor di dua lokasi di Kalimantan Selatan tersebut.

"ICW merekomendasikan adanya tindakan konkret dari KPK. Mulai dari pengusutan dugaan pelanggaran kode etik oleh Dewan Pengawas dan penyelidikan terkait tindakan 'obstruction of justice' sebagaimana diatur dalam Pasal 21 UU Tipikor baik yang dilakukan oleh pihak internal maupun eksternal KPK," kata Kurnia.

CNNIndonesia.com sudah berupaya menghubungi empat anggota Dewan Pengawas KPK, namun belum diperoleh jawaban hingga berita ini ditulis.***

Komentar

Loading...