Paska Kebakaran di Pulo Ara

Korban Tinggal di Tenda, Bantuan Masa Panik Disalurkan

Korban Tinggal di Tenda, Bantuan Masa Panik Disalurkan
Plt Bupati Bireuen Muzakar menyerahkan bantuan masa panik kepada korban kebakaran di Pulo Ara (Foto: Zulhelmi)
Penulis
Rubrik

Bireuen | Korban kebarakan di Desa Pulo Ara, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, kini tinggal di bawah tenda. Termasuk bantuan masa panik seperti, beras, mie instan, telur ayam telah disalurkan. 

Kebakaran itu terjadi, Jumat malam ((20/3/2020), menghanguskan 13 unit rumah warga. Api berasal dari arus pendek, kerugian ditaksirkan mencapai 1 miliar rupiah lebih.

Namun data itu belum valid, lantaran pihak terkait sedang mendatanya. Dari 13 unit rumah yang hangus terbakar itu milik 14 Kepala Keluarga (KK) setara 45 jiwa.

Informasi itu didapatkan dari anggota DPRK Bireuen, Zulfikar SE, warga desa setempat.

20200321-kebakaran2

Korban kebakaran Pulo Ara berlindung di bawah tenda (Foto: Zulhelmi)

Dia berharap kepada pemerintah setempat untuk menambahkan lagi tenda kepada korban sekitar tiga unit. “Soal pangan yang telah disalurkan pemerintah hanya cukup untuk kebutuhan tiga hari ke depan, mudah-mudahan ada lagi bantuan pangan,” pintanya, Sabtu (21/3/2020).

Berita sebelumnya, sejumlah rumah warga Pulo Ara, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen dilalap api. Pantauan media ini, api begitu cepat membakar dengan sekejap rumah warga Pulo Ara yang berdekatan.

Akibatnya, petugas pemadam kebakaran kewalahan mengatasi kondisi ini.

Musibah tersebut terjadi sekitar pukul 20.45 WIB. Api muncul tiba-tiba dari satu rumah warga, lalu dengan cepat menyambar pada beberapa unit rumah lainnya. Satu unit water canon milik Polres Bireuen juga ikut berusaha memadamkan api.

Masyarakat di sana terlihat panik dan ketakutan melihat kobaran api sangat besar. Warga lain yang rumahnya berdekatan dengan kejadian itu terlihat sibuk mengeluarkan segala isi barang yang ada dalam rumah.

Suasana sempat mencekam karena aliran listrik di matikan.***

Komentar

Loading...