Kondisi Miris Jalan Menuju Tempat Bersejarah di Aceh Barat

Kondisi Miris Jalan Menuju Tempat Bersejarah di Aceh Barat

Meulaboh | Jalan menuju lokasi wisata Kopiah Meukutop atau Tugu pertanda gugurnya Pahlawan Nasional asal Aceh Teuku Umar tampak begitu miris.

Bayangkan, selain tak beraspal, jalan tersebut juga digenangin air kotor akibat hujan yang melanda daerah sekitar.

Akibatnya, warga di sana protes terhadap kondisi miris jalan Iskandar Muda itu, dengan meletakkan ban kendaraan roda empat.

Tujuannya agar tidak sering dilewati mobil. Padahal lokasinya berada di pusat perkotaan, tepatnya di pantai wisata Batu Putih.

Dua Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, sempat melihat jalan yang sangat memprihatikan itu.

Padahal jika diperbaiki dengan sebaik mungkin, tentu akan menarik perhatian pengujung untuk berwisata di lokasi tertembaknya Teuku Umar.

“Sangat memprihatikan, karena ini tempat wisata, orang datang ke sini untuk melihat sejarah Teuku Umar, yang sangat memprihatikan adalah kita sering berkata menghargai jasa pahlawan namun sangat memprihatikan,” kata Wakil Ketua I DPRK, H Kamaruddin, Minggu (27/10/2019).

Dikatakannya, kebanyakan yang datang menuju lokasi wisata itu warga luar Aceh Barat. Bahkan tidak sedikit Warga Negara Asing (WNA) yang menuju ke sana ketika mereka berada disini, tak lain hanya untuk melihat langsung tempat bersejarah.

“Apalagi yang datang orang luar daerah dan luar negeri ketika berada di Aceh Barat,  tempat ini sebagai tempat tumbuhnya ekonomi masyarakat sekitar, jadi jangan dibiarkan lagi terus seperti ini,” harap Hakam.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRK Aceh Barat, Ramli SE mengatakan. Diletakkan ban tersebut atas badan jalan sebagai bentuk kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah. Meski ada jalan alternatif menuju ke tugu Teuku Umar, namun belum tuntas juga diaspal.

“Seharusnya pemerintah jangan diam, ini sudah lama, kalau kita lihat anggaran tahun 2019 ada Rp 1 miliar lebih untuk pemeliharaan jalan kabupaten, kita akanmempertanyakan kemana anggaran tersebut dibawa,” kata Ramli.

Seharusnya, kata dia, untuk hal seperti inilah anggaran dipergunakan.

Namun, sampai saat ini belum ada tanda-tanda untuk dibangun.

"Saya juga sangat kecewa dengan pemerintah. Kita akan dorong supaya jalan ini segera dibangun,” tegas Ramli.***

Komentar

Loading...