Terkait Anggaran dan Kepastian Hukum Pilkada 2022

KIP Bireuen Belum Usulkan Anggaran

KIP Bireuen Belum Usulkan Anggaran
Ketua KIP Bireuen, Agusni
Penulis
Rubrik

Bireuen | Sampai saat ini, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Bireuen belum mengusulkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2022. Alasannya, masih menunggu petunjuk lanjutan dari KIP Aceh.

“Kami belum mengusulkan ke pemerintah daerah, karena menunggu petunjuk dari KIP Aceh,” jelas Ketua KIP Bireuen Agusni SP Msi kepada media ini usai rapat dengan Bawaslu Bireuen, Rabu 3 Juni 2020.

Soal Pilkada serentak pada 2022 katanya, hingga ini kepastian Pilkada tersebut belum jelas. Itu sebabnya, Agusni tidak bersedia memberikan tanggapan lebih jauh. Menurut dia, karena menunggu petunjuk lanjutan.

“Saya belum dapat memberikan tanggapan lebih jauh, kami menunggu dari KIP Aceh,” katanya kembali.

Sekedar dikatahui, kepastian pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Aceh serentak 2022 belum jelas. Itu sebabnya, Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah meminta penjelasan kepada Menteri Dalam Negeri RI di Jakarta. Ini terkait dengan alokasi anggaran daerah.

“Berkenan, kami mohon penjelasan Bapak Menteri terkait dengan kepastian pelaksanaan Pilkada 2022 di Aceh, karena berimplikasi pada penganggaran dan APBA tahun 2021,” tulis Nova dalam suratnya, Nomor: 270/6935, tanggal 5 Mei 2020.

Sebut Nova, pihaknya menerima surat dari Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Nomor:483/PR.02.35R/II/Prov/III/2020, tanggal 30 Maret 2020, perihal penyampaian Usulan Rencana Anggaran Biaya (RAB), Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh tahun 2022. Termasuk Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota.

Selanjutnya, Gubernur Aceh dalam suratnya juga mengutip ketentuan yang tertera dalam Undang-Undang Nomor: 11/2006, tentang Pilkada Aceh serta Qanun Aceh, Nomor: 12 Tahun 2016, tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil, Bupati dan Wakil serta Walikota dan Wakil, yang dilaksanakan pada 2022.***

Komentar

Loading...