Iklan Sisi Lain Special Ramadhan

Terkait Kabar Dugaan Usman Sulaiman Diamankan BNN

Ketua PKB Aceh Irmawan: Kedepankan Azas Praduga tak Bersalah, Jika Terbukti Kami Pecat!

Ketua PKB Aceh Irmawan: Kedepankan Azas Praduga tak Bersalah, Jika Terbukti Kami Pecat!
Ketua PKB Aceh Irmawan (Foto: Ist)
Rubrik

Banda Aceh I Meredarnya kabar tentang Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bireuen Usman Sulaiman diamankan Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat, Selasa malam lalu, akhirnya mendapat perhatian khusus dari Ketua PKB Aceh Irmawan S.Sos.MM.

Kepada media ini, Rabu malam kemarin, anggota DPR RI Fraksi PKB dari Daerah Pemilihan (Dapil) Aceh-1 ini menegaskan. Pihaknya masih menunggu kabar yang valid dan pasti, terkait informasi Usman Sulaiman di amankan BNN.

"Benar, saya juga mendapat informasi dari sumber bahwa Ketua PKB Bireuen yang juga anggota DPRK setempat diamankan BNN. Tapi, ada informasi lain menyebut, yang tertangkap itu seseorang warga Aceh saat mau masuk Medan, Provinsi Sumatera Utara, bukan Usman. Dan kabarnya, ditemukan 40 kilogram lebih narkoba jenis sabu-sabu," jelas Irmawan.

Diakui Irmawan, informasi berbeda adalah, bahwa yang tertangkap itu adik ipar Usman. "Namun, sampai saat ini saya tidak bisa kontak dan terhubung dengan nomor telpon seluler Usman karena tidak aktif. Dan, menurut keluarganya, yang tertangkap itu bukan Usman tapi adik iparnya.

 Masih kata Irmawan. “Saya juga ada masuk pesan singkat (SMS) seperti itu. Dan menurut informasi dari keluarganya yang tertangkap itu adik ipar. Tapi ya itu tadi, saya belum bisa kontak Usman untuk memastikan informasi tersebut,” jelas Irmawan kembali.

Selain itu sebut Irmawan, informasi tersebut juga sudah sampai ke DPP PKB. “Karena itu, kami menghimbau masyarakat untuk tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah. Tapi, jika memang terbukti, kita akan pecat,” tegas Irmawan.

Karena itu, Irmawan meminta waktu dalam satu pekan ini, terkait kebenaran informasi tersebut. Bila tidak benar, tentu tak ada masalah. Jika sebaliknya, maka akan ada sanksi tegas.

“Mudah-mudahan informasi yang masih simpang siur ini tidak benar. DPP PKB juga sudah meminta saya untuk menelusuri kebenarannya,” ujar Irmawan.

Seperti diberitakan media ini sebelumnya. Beredar kabar, salah satu pimpinan partai politik nasional (Parnas) di Kabupaten Bireuen berinisial USM, Selasa malam kemarin diamankan Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat, Jakarta.

Diketahui kemudian, USM dimaksud adalah Usman Sulaiman, Ketua PKB Kabupaten Bireuen. Dia juga anggota DPRK Bireuen dari partai politik dibawah kepemimpinan Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin ini.

20210311-usman

Usman Sulaiman bersama Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar (Foto: kabarbireuen.com)

Nah, informasi tadi spontan menyebar ke berbagai kalangan di kabupaten itu. Hanya saja, tak ada pihak yang berani mengaku secara terbuka. Termasuk sejumlah jurnalis di Kota Juang tersebut justeru lebih memilih diam dan pasif.

“Betul, kami juga mendengar Pak Us sudah dibawa ke Jakarta. Tapi, tak jelas alasannya,” ungkap seorang jurnalis di sana. Karena alasan keamanan, dia minta namanya tidak disebut dan tulis.

Sejauh ini, MODUSACEH.CO juga belum memperoleh informasi yang jelas dan pasti, terkait BNN Pusat mengamankan anggota DPRK Bireuen itu. Termasuk dari Usman sendiri maupun keluarganya.

Tapi, sumber media ini di sana mengungkap, “penangkapan” USM terkait dengan pengembangan penangkapan 40 kilogram lebih narkoba jenis sabu-sabu di Medan, Sumatera Utara beberapa hari lalu.

Ceritanya, salah satu tersangka yang diciduk operasi BNN Pusat itu adalah warga Aceh (Bireuen) Diduga, adik ipar Usman Sulaiman. “Nah, kabarnya dari pengembangan itulah, BNN menjemput USM di Bireuen. Ada yang menyebut dia masih di Banda Aceh.Tapi ada yang bilang, hari ini sudah diterbangkan ke Jakarta.

Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, media ini mengalami sejumlah kendala untuk melakukan konfirmasi. Maklum, berbagai jajaran atau instansi terkait seperti BNN Aceh, stafnya memilih untuk tidak bicara. Berbeda bila diperlukan publikasi media. Mereka justeru mengundang jurnalis untuk meliput. Ada apa?

Begitupun, Kamis siang tadi, seorang warga Bireuen yang mengaku sahabat dekat Usman Sulaiman memberi kabar kepada media ini.

“Tidak benar Usman diamankan BNN. Saya pastikan itu. Sarusan saya berkomunikasi dengan dia. Usman mengaku saat ini di Medan,” ungkap sumber itu.

Kata dia, Usman tidak ada sangkut paut dengan persoalan penangkapan narkoba jenis sabu-sabu 40 kilogram lebih di Medan, Sumatera Utara beberapa hari lalu. “Kebetulan, mobil Usman mereka (tersangka) pinjam dan ditangkap di Medan,” jelas sumber yang tak mau ditulis namanya ini. Semakin menarik bukan?***

Komentar

Loading...