Diduga Karena Sabu

Ketua KIP Kota Lhokseumawe Diciduk

Ketua KIP Kota Lhokseumawe Diciduk
AJNN.NET

Lhokseumawe | Apes benar nasib Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota  Lhokseumawe Syahrir M Daud alias Tgk Matang. Diduga karena menggunakan narkoba jenis sabu-sabu, dia terpaksa menginap di ruang tahanan Polres setempat. Kabarnya, dia diciduk Jumat, (30/3/2018) malam di kantornya.

Sumber MODUSACEH.CO menyebutkan, Tgk Matang ditangkap aparat gabungan Sat Narkoba Polres Lhokseumawe dan Polda Aceh karena diduga mengantongi narkoba jenis sabu. Kini yang bersangkutan masih diamankan di Mapolres setempat.

"Iya benar. Kemarin tim gabungan menangkap saudara SMD di kantornya. Kasusnya narkoba. Keterangan lebih lanjut langsung dengan Kabid Humas Polda ya," ujar Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan pada awak media pers, Minggu, 1 April 2018.

Begitupun, hingga kini belum ada keterangan resmi pihak Polda Aceh terkait kasus yang menjerat Ketua KIP Lhokseumawe ini. Namun informasi yang diperoleh dari berbagai sumber, saat dibeurekah (tangkap), ditemukan barang bukti 1,36 gram sabu.

Kapolda Aceh Irjen Pol Rio Septianda Djambak melalui Kabid Humas Kombes Pol Misbahul Munauwar pada media ini, Minggu  sore menyebutkan. Penangkapan Ketua KIP Lhokseumawe itu berdasarkan informasi atas penyalahgunaan narkoba yang dilakukan SR. "Atas informasi itu, kita lakukan penyelidikan dan ternyata benar SR telah melakukan penyalahgunaan narkoba di Kantor KIP di kawasan Gampong Jawa Baru, Kecamatan Banda Sakti kota Lhokseumawe," kata Kombes Misbahul.

Dari penggeledahan di ruang kerjanya, lanjut Kombes Misbahul petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa kristal bening diduga sabu seberat 1,34 gram di dalam kaca pirek, alat isap, dan telepon gengam. "Saat dilakukan penangkapan SR tidak melakukan perlawanan," ujarnya.

Dari pemeriksaan awal, kata Kombes Misbahul, SR mendapatkan sabu tersebut dari warga berinisial RK yang masih DPO. "Pengakuannya sabu itu didapatkan dari RK warga Hagu, kecamatan Banda Sakti Lhokseumawe. Untuk sementara SR kita amankan di Mapolres setempat guna penyelidikan," ungkap Kabid Humas Polda Aceh. Alamak!***

Komentar

Loading...