Breaking News

Menanti Bupati Bireuen Definitif

Ketua DPRK Bireuen Rusyidi Mukhtar: Sudah Kita Usulkan ke Jakarta

Ketua DPRK Bireuen Rusyidi Mukhtar: Sudah Kita Usulkan ke Jakarta
Ketua DPRK Bireuen Rusyidi Mukhtar S.Sos (Foto:acehsatu.com)

Bireuen | Ketua DPRK Bireuen Rusyidi Mukhtar S.Sos atau sering dipanggil Ceulangiek mengaku. Pihaknya telah memproses, mengirim dan mengusulkan nama Dr. Muzakar A.Gani, yang sebelumnya Wakil Bupati Bireuen (kini Plt Bupati) sebagai Bupati Bireuen definitif, mengantikan H. Saifannur yang meninggal dunia beberapa waktu.

Itu disampaikan Rusyidi menjawab konfirmasi media ini, Jumat siang melalui saluran telpon seluler. Kata dia, usulan itu dilakukan melalui rapat paripurna DPRK Bireuen, persis setelah 30 hari meninggalnya H. Saifannur.

“Sudah kita usulkan melalui sidang paripurna DPRK, pemberhentian H. Saifannur karena meninggal dunia,” jelas Rusyidi. Jelasnya, sesuai undang-undang yang berlalu, maka secara otomatis, nama Muzakar, diusulkan sebagai Bupati Biruen definitif dengan waktu tersisa.

“Kami usulkan kepada Kemendari RI di Jakarta, melalui Gubernur Aceh. Informasi yang kami terima, surat sudah di meja Pak Menteri. Mudah-mudahan, dalam waktu dekat sudah turun dan langsung kami laksanakan sidang paripurna,” ujar Rusyidi.

Selanjutnya kata dia, mengenai posisi Wakil Bupati Bireuen, mengantikan posisi Muzakar, sepenuhnya berada di tangan partai pengusung Bupati dan Wakil Bupati Bireuen pada Pilkada 2017 lalu. Partai politik tersebut adalah, Partai Golkar, Partai Damai Aceh, Nasdem dan Partai Demokrat.

“Mekanismenya, mereka rapat dan menentukan calon. Kemudian diusulkan Bupati kepada DPRK. Selanjutnya baru dilakukan pemilihan atau penetapan. Jadi, itu ranahnya Bupati bersama partai pengusung,” kata Rusyidi.

Sekedar mengulang, Bupati Kabupaten Bireuen, Saifannur meninggal dunia, Minggu, 19 Januari 2020, setelah dua hari dirawat di Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya, Medan. Saifannur meninggal pada usia 64 tahun.***

Komentar

Loading...