Terkait Pengakuan Waled Husaini

Ketua DPD II PAN Aceh Besar, Muchlis Zulkifli ST: Saya Juga Terzalimi, Tak Mau Masuk Dalam Konflik!

Ketua DPD II PAN Aceh Besar, Muchlis Zulkifli ST: Saya Juga Terzalimi, Tak Mau Masuk Dalam Konflik!
Ketua DPD II PAN Aceh Besar, Muchlis Zulkifli ST (Foto: google.com)

Banda Aceh | Ketua DPD II PAN Aceh Besar, Muchlis Zulkifli ST, tak mau berkomentar lebih banyak, terkait pengakuan Wakil Bupati Aceh Besar, Tgk. H. Husaini A. Wahab atau akrab disapa Waled Husaini.

Alasan Muchlis, karena sejak 1,5 tahun lalu atau enam bulan setelah terpilih, dirinya tidak lagi berkomunikasi dengan Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali.

“Saya tak lagi dilibatkan dalam banyak hal,” ungkap anggota DPR Aceh Fraksi PAN ini, Selasa sore di Banda Aceh.

Terkait pengakuan Waled Husaini dalam wawancara khusus dengan media ini pekan lalu di Banda Aceh. Mantan anggota DPRK Aceh Besar ini mengaku.

“Saya kira, apa yang disampaikan Waled Husaini benar. Sebab Waled punya alasan dan merasakan sendiri kondisi itu serta hanya Mawardi Ali yang tahu,” jelas Muchlis.

Muchlis berulangkali menyebutkan bahwa dirinya tidak ingin masuk dalam konflik  mereka. “Sebab, saya sendiri terzalimi dan kecewa dengan Mawardi Ali,” ungkap Muchlis.

Ketika ditanya alasan dia kecewa. Muchlis menjawab. “Anda lebih tahu dan kalau saya cerita, tentu sangat panjang kisanya,” kata Muchlis mengelak.

Nah, apakah pengakuan Waled Husaini, terkait pengakuan Mawardi Ali bahwa jika mereka terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar Periode 2017-2024, akan bersama-sama membangun Aceh Besar?

20191022-muchlis2

Mawardi Ali dan Muchlis (Foto: Serambi Indonesia)

“Ya konsep pertama begitu, bersama-sama dengan Tim Pemenangan.Tapi kondisi sekarang saya tidak tahu lagi, karena tidak dilibatkan,” papar Muchlis.

Benarkah, Mawardi Ali dan Anda serta Tim Pemenangan datang dan meminta Waled Husaini, untuk mendampingginya sebagai Wakil Bupati?

“Benar itu, saya dan Mawardi Ali serta partai politik pengusung datang ke Dayah Abon di Seulimum. Kami meminta Waled. Saya bicara apa adanya,” tegas Muhclis.

Selain itu, diakui Muchlis, dalam kampanye, kepada massa pendukung, Mawardi Ali selalu berkata dan berjanji, jika merek terpilih, maka satu untuk dua dan dua untuk satu. Termasuk urusan agama (syariat Islam) menjadi tugas Waled Husaini.

“Itu selalu diucapkan Mawardi Ali, termasuk dihadapan ulama Aceh Besar,” jelasnya.

Lantas, sebagai kolega dan satu partai, apakah Muchlis ada menginggatkan Mawardi Ali, untuk jalan bersama Waled? “Selalu saya ingatkan. Tapi, jawabannya; ya,,,ya. Selain itu, saya tidak tahu, karena tak lagi dapat informasi mengenai hal ini”.

Sebagai Ketua DPD II PAN Aceh Besar, bagaimana hubungan Anda dengan Mawardi Ali? “Tidak ada hubungan lagi, termasuk hubungan partai dan saya masih Ketua PAN Aceh Besar hingga 2021,” jelas Muchlis.***

Komentar

Loading...