Tindaklanjut Kasus Ancaman Pembunuhan Terhadap Aidil Firmansyah

Ketua Bidang Advokasi AJI Banda Aceh Temui Dewan Pers

Ketua Bidang Advokasi AJI Banda Aceh Temui Dewan Pers
Juli Amin melaporkan ke Dewan Pers, Jakarta (Foto: Ist)
Penulis
Rubrik
Sumber
Reporter Banda Aceh

Banda Aceh | Ketua Bidang Advokasi, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh, Juli Amin, saat ini masih berada di Jakarta. Kedatangannya ke ibukota, membawa laporan terkait teror dan ancaman pembunuhan, yang diduga mengunakan senjata api jenis pistol yang dialami Aidil Firmansyah, wartawan MODUS ACEH di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Minggu dini hari, 5 Januari 2020.

Teror dan ancaman tadi dilakukan Akrim, Direktur PT. Tuah Akfi Utama terhadap Aidil Firmansyah, wartawan MODUS ACEH liputan Aceh Barat dan Nagan Raya.

Selain itu, memenuhi panggilan dari AJI Indonesia di Jakarta, untuk membedah soal pasal yang dikenakan penyidik Polres Aceh Barat terhadap Akrim yang menurutnya sangat ringan.

20200114-juli-amin2

Juli Amin bersama Wakil Ketua Dewan Pers Bidang Hukum dan Perundang-Undangan, Agung Dharmajaya (Foto:Ist)

“Kami mendesak penyidik mengunakan Pasal 4, UU No. 40/1999 tentang pers,” tegas Juli Amin.

Selain itu, Juli Amin juga membawa kasus ini ke Dewan Pers. Menyusul adanya surat dari IJTI dan AJI Banda Aceh kepada Dewan Pers. “Kami mendiskusikan kronologi dan langkah-langkah advokasi selanjutnya. Alhamdulillah Dewan Pers menyatakan dukungan penuh terhadap kasus ini,” jelas Juli Amin.

Selain itu sebutnya, Dewan Pers, khususnya Wakil Ketua Bidang Hukum dan Perundang-Undangan, Agung Dharmajaya, mengaku akan menyurati pihak kepolisian yaitu Kapolda Aceh dan Kapolres Aceh Barat, setelah adanya surat pemberitahuan/permintaan resmi dari AJI Banda dan IJTI Aceh.

20200114-juli-amin3

Juli Amin melapor kepada Hasan, staf Bidang Hukum Dewan Pers, Jakarta (Foto:Ist)

”Pada intinya, Dewan Pers akan segera menyurati Polda Aceh dan Polres Aceh  dan mendesak agar dimasukkan UU Pokok Pers dalam berkas tersaangka, sesuai Pasal 4, UU Pers, tentang kemerdekaan pers dan jurnalis dalam bekerja dan menjalankan profesinya yang dilindungi undang-undang,” ungkap Juli Amin.***

Komentar

Loading...