Aksi Demo Tolak UU Cipta Kerja di Bireuen

Keranda Puan Maharani Dibakar

Keranda Puan Maharani Dibakar
Seribuan mahasiswa Bireuen kembali gelar aksi penolakan terhadap UU Cipta kerja di depan pintu gerbang Gedung DPRK setempat (Foto: Zulhelmi).
Penulis
Rubrik

Bireuen | Aksi penolakan terhadap UU Cipta kerja kembali digelar seribuan mahasiswa Bireuen, di depan pintu gerbang Gedung DPRK setempat, Senin 12 Oktober 2020.

Ini merupakan aksi kedua yang meeeka gelar, bertepatan HUT Kabupaten Bireuen ke 21.

Pemerintah kabupaten itu bersama anggota DPRK Bireuen, sedang mengelar Rapat Paripurna Peringatan HUT Bireuen, sementara di luar gedung seribuan pendemo unjuk rasa.

Foto: Zulhelmi

Para pendemo membakar ban bekas serta keranda yang ditempel foto Puan Maharani. Mereka menilai Puan sudah mati dan perlu dibakar.

"Puan sudah mati, untuk apa lagi bakar saja,' pekik seorang orator di atas mobil bak terbuka.

Foto: Zulhelmi

Aksi itu juga sempat ricuh antara para pendemo dengan aparat kepolisian.

Saat itu pendemo ingin mendobrak pintu gerbang Gedung DPRK Bireuen. Namun dilarang aparat polisi.

Pendemo dibarisan belakang saling melepas botol air mineral ke arah polisi.

Beruntung aksi itu tidak lama dan bisa diredam  polisi serta pendemo lain.

Saat berita ini diwartakan demo masih berlangsung.***

Komentar

Loading...