Iklan Sisi Lain Special Ramadhan

Kepengurusan PMI Aceh 2020-2025 Resmi Dilantik Jusuf Kalla

Kepengurusan PMI Aceh 2020-2025 Resmi Dilantik Jusuf Kalla
H. Muhammad Jusuf Kalla selaku Ketua Umum PMI saat melantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Aceh.
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Dewan Kehormatan dan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Aceh Masa Bakti 2020-2025 resmi dilantik, Selasa, 29 Desember 2020 di Anjong Mon Mata Kota Banda Aceh.

H. Muhammad Jusuf Kalla, Ketua Umum PMI, didampinggi Sudirman Said (Sekjen PMI) melantik Murdani Yusuf, SE sebagai Ketua Umum terpilih dan jajaran.

Demi tercapainya pelayanan yang maksimal di seluruh Aceh, Murdani berkomitmen akan mengadvokasi pembangunan unit-unit PMI di setiap kecamatan seluruh Aceh.

Ketua Umum PMI, H. Muhammad Jusuf Kalla saat mengisi acara pelantikan.

"Pak Ketua Umum (Jusuf Kalla) dan Pak Gubernur (Nova), kami mengupayakan terbentuknya PMI seluruh kecamatan di Aceh paling lambat tiga bulan ke depan, sesuai Undang-Undang Nomor 1 tahun 2018 dan juga sesuai konstitusi organisasi yaitu AD ART hasil Munas 2019," ungkap Murdani dalam pidatonya.

Selain itu, Murdani yang terpilih sebagai ketua umum terpilih pada Musyawarah Luar Biasa (Muslub) PMI Aceh (28/10/2020) berjanji, dirinya akan menginventarisir para relawan dalam penugasan Konflik Aceh (TNI-GAM) dan Tsunami Aceh 2004 silam.

Murdani Yusuf juga menyebut, Pemerintah Aceh cukup banyak memberikan bantuan kepada PMI Aceh. Salah satunya kebijakan wajib donor darah kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).

Ia berharap, kebijakan baik ini perlu pengawasan ketat pemerintah, sehingga tidak hanya terkesan sebatas berlaku pada ASN di lingkup kerja PMI Kota Banda Aceh saja namun kepada seluruh ASN di Provinsi Aceh.

Foto: M. Yusrizal

Begitu juga dengan cita-cita untuk membangun Klinik Pratama Provinsi Aceh yang kemudian dijadikan Rumah Sakit PMI Aceh. Murdani juga menyorot Rumah Sakit PMI yang ada di Kabupaten Aceh Utara dalam keadaan "kurang sehat" sehingga perlu pembenahan maksimal dari Ketua Umum PMI Pusat.

Pada pelantikan itu, Pemerintah Aceh diwakili dr. Taqwallah (Sekda Aceh), karena Gubernur Aceh Nova Iriansyah sedang berada di Sabang dalam agenda Peluncuran Kapal Aceh Hebat.

Sementara itu, Jusuf Kalla (JK) berpesan, prinsip Palang Perah Indonesia adalah kesiapsiagaan dalam masalah kemanusiaan.

JK juga menyinggung peranan PMI dalam bencana Tsunami Aceh, 26 Desember 2004 silam. Sehingga pada tanggal dimaksud ditetapkannya sebagai hari sukarelawan PMI.

"Karena itulah, salah satu PMI di seluruh Indonesia yang paling lengkap fasilitasnya adalah PMI Provinsi Aceh," ungkap Jusuf Kalla.

Menurut JK, para relawan PMI tidak dibenarkan mengharapkan materi dari roda organisasi, sebab PMI memegang teguh prinsip keihklasan.

"Prinsip PMI adalah relawan keikhlasan," JK mencoba mengingatkan kembali.

Mantan Wakil Presiden Indonesia ini juga memberikan ucapan selamat kepada Pengurus Dewan Kehormatan Periode 2020-2025 PMI Aceh yang ikut dilantik.

Foto: M. Yusrizal

Mereka adalah, dr. H. Taqwallah, Mkes (ketua), Zaini Jalil (sekretaris), Haji Mahmud Budiman (anggota I), Tgk H. Prasanawin (anggota II), Drs. H. Sulaiman Abda (anggota III), Safaruddin, S.Sos. M.S.P (anggota IV), Teuku Raja Keumangan (V).

Sementara Pengurus PMI Provinsi Aceh masa bakti 2020-2025 adalah; Gubernur Provinsi Aceh (pelindung), Murdani Yusuf, SE (ketua), Kamaruzzaman Haqni (wakil), H. Marzuki AR, SE (wakil), H. T. Ibrahim, ST, MM (ketua bidang organisasi), Khalid, S,Pd (ketua bidang penanggulangan bencana), dr. Purnama Setia Budi, Sp, OG (ketua bidang pelayan kesehatan dan sosial), dr. M. Fuad, SpPD-KHOM (ketua bidang pelayanan darah/unit donor darah), Andari Muhammad (ketua bidang anggota dan relawan), Zulmahdi Hasan (ketua bidang bidang pendidikan dan pelatihan).

Selain itu ada nama Nasir Nurdin (ketua bidang informasi dan komunikasi), Asrizal, H. Asnawi (ketua bidang pengembangan sumberdaya), Mahdi Efendi (ketua bidang kerjasama dan kemitraan), Edwar M. Nur (sekretaris), Musni Haffas (wakil sekretaris), Hendri Mustakim SE (bendahara), Ziaudin Syad (anggota), A. Haikal Asri (anggota).***

Komentar

Loading...