Breaking News

Keluarkan Pistol Replika, Polisi Tembak Mati Bocah 13 Tahun Ini

Keluarkan Pistol Replika, Polisi Tembak Mati Bocah 13 Tahun Ini
Pada konferensi pers Kamis pagi, Kepala Polisi Ohio, Kim Jacobs memegang gambar replika senjata yang di gunakan Tyreee King
Penulis
Rubrik
Ohio - Seorang polisi di Ohio, Amerika Serikat (AS), menembak seorang bocah kulit hitam berusia 13 tahun. Penembakan terjadi saat bocah laki-laki itu mengeluarkan pistol yang ternyata hanya replika, dari pinggangnya.

Disampaikan kepolisian Ohio, seperti dilansir Reuters, Jumat (16/9/2016), bocah itu ditembak beberapa kali ketika mengeluarkan pistol tangan, yang diduga sungguhan namun ternyata hanya replika. Insiden itu terjadi di sebuah gang kawasan Columbus, kota terbesar di Ohio, pada Rabu (14/9) waktu setempat, saat polisi menanggapi laporan adanya perampokan bersenjata.

"Kami menganggapnya sebagai tragedi, ketika hal semacam ini terjadi. Ini hal terakhir yang diinginkan setiap polisi," terang Kepala Kepolisian Columbus, Kim Jacobs, dalam konferensi pers.

Polisi setempat mengidentifikasi korban sebagai Tyree King, meskipun pengacara keluarga bocah itu menyebut namanya Tyre. Sedangkan polisi yang menembak mati King bernama Bryan Mason yang sudah mengabdi selama 9 tahun di kepolisian. Usai insiden ini, Mason dipindahkan sementara ke bagian administrasi, sementara penyelidikan internal terus dilakukan.

Dalam keterangannya, Jacobs menyebut, polisi menyadari pistol itu hanya replika saat mengambil senjata dari lokasi penembakan. Pistol tangan replika yang dibawa King itu menembakkan peluru pelet berukuran kecil dan dipasangi laser. "Ini terlihat seperti senjata api yang bisa membunuh Anda," sebut Jacobs sembari menunjukkan foto senjata replika itu, saat konferensi pers.

Insiden ini berawal saat polisi mendatangi lokasi usai mendapat laporan perampokan bersenjata. Korban perampokan mengaku dirampok sekelompok pemuda yang meminta uang dan mengancam dengan pistol. Beberapa saat kemudian, polisi menemukan tiga pemuda, termasuk King, yang sesuai dengan deskripsi korban soal pelaku. Saat hendak menanyai mereka, King dan satu pemuda lainnya melarikan diri.

Pengejaran berujung di sebuah gang dan saat King mengeluarkan pistol, polisi menembaknya. King dilarikan ke rumah sakit anak setempat, namun nyawanya tak bisa diselamatkan. Pemuda yang kabur bersama King sempat dimintai keterangan, sebelum dibebaskan. Satu pemuda lainnya masih diburu.

Jacobs menegaskan, otoritas setempat akan memutuskan apakah polisi yang menembak King akan dijerat dakwaan pidana atau tidak.

Sementara pihak keluarga korban, melalui pengacaranya, meragukan keterangan polisi dan meminta penyelidikan independen. "Pihak keluarga jelas bingung atas pembunuhan Tyre. Mereka terkejut dan merasa tindakannya (King) seperti yang disebutkan polisi, jauh dari karakternya sehari-hari," sebut pengacara keluarga korban, Chanda L Brown.

Slate.com | Reuters | Detik.com

Komentar

Loading...