Pembangunan Drainase di Desa Buket Pala, Aceh Timur

Kejari Idi Joblos Tiga Tersangka ke Hotel Prodeo

Kejari Idi Joblos Tiga Tersangka ke Hotel Prodeo
kejari-idi.go.id

Banda Aceh | Jaksa Penuntut Umum Kejari Aceh Timur telah menahan tiga tersangka tindak pidana korupsi pada kegiatan Pembangunan Drainase di Desa Buket Pala, Kecamatan Ranto Peurelak, Kabupaten Aceh Timur yang bersumber dari APBA TA. 2014.

Tiga tersangka tersebut adalah Said Razali (PPTK pada Dinas Cipta Karya Aceh), Teuku Isrinsyah (Wakil Direktur CV. Matamon) dan Teuku Yufrizal (Peminjam CV. Matamon). Ketiganya ditahan di Rutan Kajhu selama 20 hari kedepan dan mereka telah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga secara bersama-sama melakukan perbuatan melawan hukum dengan tidak menyelesaikan kegiatan pembangunan drainase 100 persen sebagaimana dalam kontrak.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Timur, Ali Akbar SH membenarkan itu pada media ini, Selasa, hari ini. “Ya, sudah kita tahan ketiganya,” kata Ali Akbar. Menurut Ali Akbar, Teuku Isrinsyah dan Teuku Yufrizal selaku rekanan tidak membuat sebagian penutup saluran padahal uang untuk membuat penutup saluran sepanjang drainase yang dibangun tersebut telah dianggarkan dan tercantum dalam kontrak. Ironisnya walaupun item pekerjaan tersebut tidak tuntas dikerjakan namun mereka tetap mencairkan uang sesuai dengan kontrak atau 100 persen yaitu atau Rp 664. 437.000,- (enam ratus enam puluh empat juta empat ratus tiga puluh tujuh ribu rupiah).

Berdasarkan perhitungan ahli, progres pekerjaan di lapangan pekerjaan pembangunan drainase hanya mencapai 73,34 persen namun mereka melaporkan telah melaksanakan pekerjaan 100 persen. Itu dilakukan supaya dapat menarik uang dari kas daerah sehingga merugikan keuangan Negara. “Dalam waktu dekat, Jaksa Penuntut Umum akan melimpahkan perkara tersebut ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh untuk disidangkan,” kata Ali Akbar.***

Komentar

Loading...