Breaking News

Kasus Cafe New Soho Naik Tingkat Penyidikan

Kasus Cafe New Soho Naik Tingkat Penyidikan
Kasatreskrim AKP M. Ryan Citra Yudha, SIK.

Banda Aceh | Tim penyidik Polresta Banda Aceh, akhirnya meningkatkan status kasus pelanggaran protokol kesehatan yang mengakibatkan kerumunan massa di Cafe New Soho, Polresta Banda Aceh beberapa waktu lalu.

Kasatreskrim AKP M Ryan Citra Yudha, SIK menjelaskan, pihaknya telah meminta sejumlah keterangan dari karyawan cafe, manajer, pemilik cafe dan mahasiswa yang menyelenggarakan acara tersebut.

Begitupun, hingga saat ini belum menetapkan tersangka karena masih ada saksi-saksi yang harus dilakukan pemeriksaan.

“Kedepannya akan digelar kembali kasus ini untuk menentukan tersangkanya,” ucap AKP Ryan melalui via telepon.

Terkait Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dan Izin Gangguan (HO) Cafe New Soho ternyata sudah mati semenjak tanggal 15 Mei 2020 lalu, sehingga saat digerebek mereka tidak mengantongi izin usaha. Ini menjadi ranah Pemko Banda Aceh.

Itu sebabnya, pihak Cafe New Soho dan panitia penyelenggara dikenakan Pasal 14 ayat 1 dan 2 UU RI Nomo 4 Tahun 1984, tentang Wabah Penyakit Menular dan Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018, tentang Karantina Kesehatan dengan ancaman 1 tahun penjara.

Sementara itu Satpol PP WH Banda Aceh memanggil panitia penyelenggara, pemilik cafe dan manajer cafe dua hari lalu untuk melakukan pembinaan terkait pelanggaran pada bulan Ramadhan. 

“Mereka akan kita bina empat kali, kita hadirkan ustad untuk memberikan tausiah dan mereka wajib datang. Alhamdulillah semuanya kooperatif,” ujar  Zakwan, Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan  Satpol PP WH Kota Banda Aceh.

Zakwan mengaku saat teraweh tetap melakukan pengawasan pada warung-warung kopi di Banda Aceh, tapi pihaknya keterbatasan personil. Namun banyak warga yang dengan senang hati berkoordinasi dengan Satpol PP sehingga pelanggaran-pelanggaran di bulan Ramadhan dapat diatasi.

“Kita akan tindak tegas siapapun yang melanggar dan yang berani berbuat akan bertanggung jawab dengan perbuatannya,” tegas Zakwan.***

Komentar

Loading...