Percepat Pembangunan di Pantai Barat-Selatan Aceh

Karimun Usman: Saatnya Usulkan Kawasan Ekonomi Khusus

Karimun Usman: Saatnya Usulkan Kawasan Ekonomi Khusus
Karimun Usman bersama Presiden Joko Widodo (Foto: Ist)

* Jokowi Menang, Terowongan Geurute Terwujud

Banda Aceh | Ketua DPD I PDIP Aceh, H. Karimun Usman berpendapat. Sudah saatnya Pemerintah Aceh mengusulkan kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden RI Joko Widodo, untuk menetapkan kawasan pantai barat-selatan (Basela), menjadi kawasan ekonomi terpadu dan khusus. Ini sejalan dengan potensi perikanan, perkebunan dan pertanian yang ada di kawasan tersebut.

Itu disampaikan Karimun Usman saat beraudiensi dengan awak redaksi MODUSACEH.CO, Kamis pekan lalu di Banda Aceh.

Kata Karimun, paska dipimpin Gubernur Aceh Prof. Dr. Ibrahim Hasan, kawasan pantai barat-selatan, nyaris kurang mendapat perhatian. Baik Pemerintah Aceh maupun pemerintah pusat. Kecuali saat masih ada BRR NAD-NIAS. Itu pun karena proses rehabilitasi dan rekonstruksi paska terjadi gempa dan tsunami Aceh, 26 Desember 2004 silam, yang meluluhlantakkan sebagian besar kawasan di sana.

Selain itu, saat Aceh dipimpin Abdullah Puteh, mulai dilaksanakan jalan tembus yang dikenal sebagai Ladia Galaska. “Tapi kini, walau terus berjalan, belum didukung oleh political will yang kuat. Maka, perlu segera dirancang regulasi yang jelas, tepat sasaran dan khusus,” jelasnya.

Karena itu, sudah saatnya diusulkan kepada Presiden RI Joko Widodo untuk menetapkan kawasan pantai barat-selatan sebagai kawasan pembangunan dan ekonomi terpadu atau khusus. “Ini tidaklah sulit, jika semua elemen masyarakat menyampaikan aspirasinya kepada Presiden Jokowi. Saya siap untuk memfasilitasi dan berdiri paling depan,” janji Karimun Usman.

20190124-karimun-usman-bersama-menteri-pupr

H. Karimun Usman bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Foto: Ist)

Sebagai bandingan kata Karimun, pantai Barat Selatan Aceh belum memiliki kawasan ekonomi terpadu atau khusus, sementara pantai Timur Aceh sudah memiliki KEK Arun dan poros tengah, baru digerakkan menjadi Kawasan Strategis Khusus Dataran Tinggi Gayo Alas.

Nah, di Aceh ujung ada Sabang, Banda Aceh, dan Aceh Besar pernah punya konsep Basajan. Sabang sendiri masuk Kawasan Strategis Nasional (KSN) dengan status daerah pelabuhan bebas Sabang.

“Jika dilihat peta kawasan justru Pantai Barat Selatan yang belum memiliki KEK, dari Aceh Jaya, menyusuri Pantai Barat Selatan sampai Aceh Singkil dan Simeulue. Selama ini luput dari perhatian dan pemikiran. Padahal Pantai Barat Selatan memiliki potensi sumber daya alam yang cukup besar, tidak kalah dibandingkan dengan kawasan-kawasan lain di Aceh,” kata Karimun Usman.

Salah satu caranya usul Karimun Usman. Pembangunan terowongan Geurute harus segera terwujud. “Saya bisa pastikan, jika Joko Widodo terpilih kembali sebagai Presiden RI pada Pilpres, 17 April 2019 mendatang dan menang di Aceh. Insya Allah terowongan Geurute akan terbangun dan dilaksanakan,” ucapnya memberi jaminan.

Kata Karimun Usman, dia tidak asal ucap. Sebab, saat rencana itu muncul, dia telah membicarakannya pada Ketua Umum PDIP Hj. Megawati Soekarnoputri serta sejumlah menteri terkait. “Intinya, semua sepakat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Aceh, setelah jalan tol serta beberapa waduk lainnya,” jelas Karimun Usman.

Khusus untuk mengatasi banjir bandang setiap tahunnya di Partai Barat-Selatan. Karimun Usman juga mengusulkan adanya satu badan khusus yang bertugas membangun inftrastruktur permanen. Karena itu, sejumlah Bupati dan Walikota di Partai Barat-Selatan perlu duduk bersama, merancang konsep khusus untuk mengatasi masalah banjir ini.

“Saya sudah bicara khusus dengan Kementerian PUPR, usai Rakernas PDIP beberapa waktu lalu di Jakarta. Pada prinsipnya mereka setuju. Malah Bu Mega bilang, Aceh harus mendapat perhatian khusus,” kata Karimun Usman.***

Komentar

Loading...