Diduga Sempat Hilang

Kapolsek Dewantara Berhasil Pertemukan Seorang Bocah dengan Keluarganya

Kapolsek Dewantara Berhasil Pertemukan Seorang Bocah dengan Keluarganya
Anggota Polsek Dewantara sedang membujuk si bocah agar tidak menanggis (Foto: Din Pasee)

Dewantara I  Karena sempat terpisah dari keluarganya di tengah keramaian Pasar Keude Krueng Geukuh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara. MA (5), seorang bocah yang sempat dinyatakan hilang, akhirnya berhasil dipertemukan kembali dengan keluarganya.

Keberhasilan ini atas bantuan jajaran Mapolsek Dewantara.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto melalui Kapolsek Dewantara AKP Nurmansyah mengatakan, sekira pukul 12.30 WIB, Rabu (14/10), seorang wanita warga Keude Krueng Geukuh mendatangi Polsek Dewantara, sambil membawa seorang bocah laki-laki yang terus menangis ketakutan.

Ternyata wanita itu menemukan MA yang masih berusia lima tahun tersesat sendirian di Pasar keude Krueng Geukuh dan tanpa sengaja telah terpisah dengan keluarganya.

Karena kasihan, wanita itu pun berusaha membantu bocah ini untuk mencari keberadaan keluarga atau orangtuanya.

Bahkan upaya pencarian juga sempat menyita perhatian warga yang sedang ramai beraktifitas di pasar setempat.

Setelah satu jam berusaha membantu mencari, ternyata tetap saja tidak berhasil menemukan orang yang kenal dengan bocah itu.

Sehingga warga menyarankan untuk membawa si bocah ke Kantor Polsek Dewantara agar mendapat pertolongan.

Karena harus kembali bekerja, akhirnya wanita itu pun membawa si bocah ke Kantor Polsek Dewantara dan disambut dengan baik.

Kapolsek menjelaskan, awalnya polisi sempat kewalahan lantaran si bocah menangis tanpa henti dan enggan menjawab pertanyaan serta sulit diajak berkomunikasi.

Namun Kapolsek tak kehabisan akal hingga memberi sejumlah uang kepada si bocah dengan alasan untuk membeli jajanan seperti membeli es krim.

Bocah itu pun langsung berhenti menangis seraya mengambil uang itu dengan suka cita. Seketika itu pula sang bocah mulai nyambung ketika diajak bicara.

Meski sudah bisa diajak bicara, namun sayangnya sang bocah tidak ingat nama lengkap kedua orangtuanya.

Dia hanya mengaku diajak main abang kandungnya ke Pasar Keude Krueng Geukuh. Begitu sampai di keramaian pasar, tiba-tiba saja abangnya berlari meninggalkannya sendirian.

Kapolsek meminta anggota untuk membelikannya es krim seraya berkeliling menggunakan sepeda motor guna mencari keberadaan keluarganya.

Ketika berkeliling tak jauh dari lokasi pasar, si bocah melihat orang yang dikenalnya disebuah tempat pesta perkawinan dan langsung berteriak memanggil orangtuanya.

“Ternyata si bocah dan keluarga merupakan warga Kota Banda Aceh yang sedang menghadiri pesta saudaranya di Krueng Geukuh. Namun saat bermain dengan abangnya, justru terpisah di tengah keramaian pasar,” paparnya.

Kapolsek meminta kepada setiap orangtua jangan lengah dalam menjaga dan mengawasi anak, serta jangan biarkan anak dibawah umur pergi tanpa pengawasan orangtua.

Akhirnya si bocah hilang itu kembali tersenyum dan merasa menang banyak, karena berkat bantuan polisi, dirinya merasa bahagia bisa bertemu kembali dengan keluarganya. Selain itu, beruntung telah mendapat uang jajan plus es krim dari Kapolsek. Ada-ada saja!***

Komentar

Loading...