Terkait Pembunuhan Siswa SUPM Negeri Ladong

Kapolresta Banda Aceh: Diduga Dianiaya Senior

Kapolresta Banda Aceh: Diduga Dianiaya Senior

Banda Aceh | Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH menjelaskan. Pihaknya sudah memeriksa 16 saksi terkait kasus yang menimpa Raihan Alsyahri (16), siswa Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Negeri Ladong, Aceh Besar. Itu, disampaikannya saat konferensi pers di kantornya, Senin, 4 Maret 2019.

“Kami sudah memeriksa kedelapan belas saksi. Siswa kelas satu, dua dan tiga. Kemudian, penjaga sekolah, guru serta pengelola kantin,” ungkap Trisno.

Berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi diketahui, pada hari sebelumnya yaitu Senin, memang terjadi penganiaayaan terhadap korban. “Hari Rabu korban menghilang. Namun, kita masih menunggu saksi lain untuk menunjukkan tersangka dalam kasus ini," jelasnya.

Baca: Ditemukan Tak Bernyawa, Siswa SUPM Ladong Diduga Korban Pembunuhan

Trisno mengatakan, dari hasil pemerikasaan sejumlah saksi, ada indikasi korban meninggal dunia setelah mendapat penganiayaan dari senior sekolah. “Untuk saat ini kami tidak bisa memberikan informasi dulu. Karena harus kita periksa lebih lanjut. Dimohon kerja samanya,” jelas Kapolresta Banda Aceh.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Raihan ditemukan tak bernyawa di pergunungan komplek sekolah setempat, Gampong Rayung, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (1/3/2019) lalu.

Raihan merupakan korban pembunuhan, karena saat ditemukan dengan kondisi luka memar di dahi dan bagian belakang kepala. Korban ditemukan sekitar 300 meter dari Asrama SUPM.***

Komentar

Loading...