Terkait Surat Keterangan Polsek Delima

Kapolres Pidie AKBP M. Ali Khadafi: Mohon Waktu Saya Cek Dulu!

Kapolres Pidie AKBP M. Ali Khadafi: Mohon Waktu Saya Cek Dulu!
dok. MODUSACEH.CO
 
Pidie |Kapolres Pidie, AKBP M. Ali Khadafi meminta waktu untuk mempelajari dan melakukan cross check ulang, mengenai surat keterangan yang dikeluarkan Polsek Delima, terkait surat kehilangan/laporan Elfinur atau Roni Ahmad. “Saat itu kan saya belum jadi Kapolres Pidie. Karena itu, saya mohon waktu untuk melakukan cek ulang,” demikian kata Ali Khadafi melalui WhatApps, menjawab konfirmasi MODUSACEH.CO, Selasa malam (18/10/2016).
 
Jawab singkat Ali Khadafi tersebut, menanggapi munculnya fakta baru, terkait surat keterangan kehilangan yang dikeluarkan Polsek Delima, Kabupaten Pidie, tanggal 5 Oktober 2015. Maklum, isi surat tersebut berbeda atau bertolak belakang dari dasar surat Keuchik Desa Gampong Puuk Aree, Kecamatan Delima, Pidie. Disebutkan, ijazah atas nama Elfinur Ahmad, hilang saat konflik Aceh tahun 2000 silam. Sementara, surat keterangan Polsek Delima menyebutkan, hilang atau jatuh dalam perjalanan Elfinur Ahmad dari Sigli Menuju Gampong Puuk Are, Kecamatan Delima, tanggal 17 Sep 2014.
 
(baca: Terkait Keaslian Dokumen. Satu Lagi Yang Janggal dari Abusyiek Roni)
 
Tak hanya itu, diketahui kemudian, surat keterangan itu ternyata untuk mengurus pergantian kartu ATM yang hilang. Menariknya, surat keterangan itu pun, ternyata tak tercatat dalam agenda surat keluar di Polsek Delima. Kontributor MODUSACEH.CO di Pidie dan Pidie Jaya melaporkan. Menurut sumber di jajaran Polsek Delima dan Polres Pidie, surat keterangan itu memang terkesan dan diduga janggal. Kenapa?
 
Simak saja isi surat nomor: SKET/81/X/2015. Surat tersebut diajukan oleh Elfinur Ahmad. Nah, salah satu dasar yang dijadikan adalah, pembuatan surat kehilangan STTB oleh Kepada Desa Gampong Puuk Aree, Kecamatan Delima atas Nama Ilham, tanggal 5 Oktober 2015. Isinya, secara naratif, surat kepala desa tersebut menyatakan bahwa Ijazah STTB atas nama Elfinur Ahmad telah hilang akibat Konflik di Gampong Puuk, Kecamatan Delima tahun 2000. Sebaliknya, surat keterangan dari Polsek Delima menyatakan, Surat Ijazah atau STTB Madrasah Ibtidayah ( MIN ) atas nama Elfinur Ahmad, hilang akibat jatuh dalam perjalanan Elfinur Ahmad dari Sigli Menuju Gampong Puuk Are, Kecamatan Delima, tanggal 17 Sep 2014.
 
(baca: Terkait Surat Keterangan Polsek Delima.Ternyata Untuk Mengurus ATM Hilang, Bukan Ijazah. Alamak!)
 
Menariknya, surat keterangan dari Polsek Delima itu dikeluarkan, bukan untuk mengurus ijazah yang hilang, tapi untuk keperluan mengurus ATM. Disinilah letak kejanggalan itu. Itu sebabnya, surat laporan kehilangan barang (LKB) dari Polsek Delima, harus digunakan khusus untuk membuat ATM (ajungan tunai mandiri), bukan untuk mengurus STTB (surat tanda tamat belajat) di MIN Aree, sehingga pengeluaran surat pengganti ijazah hilang oleh Kepada Sekolah MIN Gampong Aree, diduga cacat hukum. Karena, dasar hukum (legal standing) kepala sekolah tersebut dikeluarkan adalah surat kehilangan barang dari kepolisian.***

Komentar

Loading...