Breaking News

Kapolres Bireuen: Anggota Abu Razak Sebaiknya Menyerah!

Kapolres Bireuen: Anggota Abu Razak Sebaiknya Menyerah!
Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan memperlihatkan barang bukti (Foto: Ist)
Penulis
Rubrik

Bireuen | Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan mengungkapkan. Hingga saat ini masih ada anak buah (anggota) Abu Razak yang tersisa dan memiliki senjata api, baik laras panjang maupun pendek.

“Karena itu kami mengimbau kepada angota Kelompok Abu Razak yang masih memiliki senjata, untuk segera secara suka rela menyerahkan diri serta menyerahkan senjata api kepada pihak kepolisian,” tegas Gugun.

Jika tidak, pihaknya akan mengambil tindakan tegas dan terukur. Sebab, telah melanggar hukum.

20190920-kapolres2

Sebelumnya, Abu Razak dan dua pengikutnya tewas, setelah baku tembak dengan polisi di Jalan Banda Aceh-Medan Tringgadeng Pidie Jaya, Kamis (19/9/2019), sekira pukul 18.00 WIB.

Hari ini, Jumat, Polres Bireuen menggelar temu pers yang semula berlangsung sekira pukul 09:30 WIB. Namun molor. Awak media yang sudah menunggu dari pagi, baru sekitar pukul 12.00 WIB,  temu pers itu dimulai.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan menyebutkan, dalam upaya penindakan hukum terhadap kelompok tersebut di wilayah Pidie Jaya. Pihaknya, melakukan penindakan terhadap lima orang tersangka.

Tiga orang meninggal dunia satu orang dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara dan satu orang lagi tidak apa-apa. “Sekarang sudah kami amankan,” jelasnya, Jumat, 20 September 2019 di Bireuen.

Sambung Gugun  seperti pemberitaan kemarin bahwa yang meninggal dunia lima orang. ”Hari ini kami sampaikan yang meninggal tiga orang,” ungkapnya.

Mereka adalah, Abu Razak, Z alias Wan Ompong dan H alias toke Ham serta yang kritis adalah Wan Neraka dan Muhammad Taufik, hingga kini masih hidup.

Hasil dari upaya itu sambung Gugun,  pihaknya telah menyita beberapa barang bukti diantaranya,  dua pucuk senjata AK46, empat megazen lalu amunisi 118 butir kemudian revolver dengan 9 peluru dan  dua golok.

20190920-kapolres1

“Untuk jenazah korban akan kita serahkan kepada pihak keluarga,  sementara yang masih kritis kita rawat dan yang selamat akan kita upayakan proses   penyidikan lebih lanjut,” sebutnya.

Masih kata Gugun, hasil kejahatan yang dilakukan kelompok Abu Razak Cs dalam satu bulan terahkir ini adalah, melakukan pencuriaan dengan kekerasan mengunakan senjata api.

”Caranya  mereka memancing korban masuk ke kediaman yang bersangkutan,” kata Gugun, sambil menyebutkan ada tujuh korban yang mengalami kerugian Rp185 juta yang sudah dipakai Abu Razak Cs.***

Komentar

Loading...