Antisipasi Penyalahgunaan Pasport Bagi Wanita Muda di Banda Aceh

Kantor Imigrasi Kelas IA Banda Aceh Perketat Proses Pembuatan

Kantor Imigrasi Kelas IA Banda Aceh Perketat Proses Pembuatan
Plt Kepala Kantor Imigrasi Kelas IA Banda Aceh, Irawan
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Diduga, masih marak modus operandi bermotif penipuan pengajuan pasport di sejumlah wilayah Indonesia.

Praktik ini disinyalir akan digunakan untuk tenaga kerja ilegal.

Demikian disampaikan Plt Kepala Kantor Imigrasi Kelas IA Banda Aceh, Irawan, Senin pagi di Banda Aceh.

Karena itu sebut dia, bagi warga Banda Aceh khusus wanita muda atau usia produktif dari  umur 19 hingga 25 tahun, yang ingin membuat passport akan diperketat.

Katanya, untuk mengantisipasi penyalahgunaan tadi, pihaknya akan diperketat dan diminta sejumlah surat izin.

“Kita takutkan nantinya ada makelar-makelar liar yang salah mengunakan pasport seperti di luar wilayah Aceh. Mereka mengiming-iming akan memperkejakan para wanita muda di toko. Naasnya, sampai di luar negeri sudah menjadi wanita penghibur,” ungkapnya.

Dia menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan pihak-pihak yang mengatasnamakan petugas imigran dan berjanji untuk memberi pekerjaan di luar negeri.

“Jangan mudah percaya dengan orang yang mengatasnamakan petugas imigran,” himbaunya.

Untuk itu, bagi para wanita muda yang ingin mengurus pasport, akan diperketat.

Misal, meminta penguatan dari keuchik dan surat izin dari kedua orang tua.

“Kita perketat, bukan untuk menyulitkan. Tapi untuk melindungi, kalau ada apa-apa, sudah diketahui keuchik dan keluarga,” kata Irawan. 

Di Aceh untuk saat ini belum ada terjadi penipuan penyalahgunaan passport.

“Belum ada, kita berharap jangan sampai terjadi. Makanya sekarang pengurusan pasport untuk wanita muda produktif akan kita perketat,” jelasnya.

Selain itu, dia mengatakan bagi masyarakat yang ingin membuat pasport tak perlu repot untuk mengantri di kantor imigrasi.

Caranya, dapat mendaftar terlebih dahulu di web imigrasi Banda Aceh secara online.

“Daftar dulu secara online, pilih jadwalnya kapan, pukul berapa dan sebagainya. Sehingga tak perlu mengantri dan juga terhindar dari penipuan-penipuan,” imbaunya.***

Komentar

Loading...