Breaking News

Kadis Syariat Islam Bireuen, Jufliwan: Khatib Diminta Tidak Bicara Khilafiah saat Berkhutbah

Kadis Syariat Islam Bireuen, Jufliwan: Khatib Diminta Tidak Bicara Khilafiah saat Berkhutbah
Kadis Syariat Islam Bireuen, Jufliwan (Zulhelmi/modusaceh.co)
Penulis
Rubrik

Bireuen | Untuk menghargai tata cara dan perbedaan dalam berubudiah kepada Allah SWT, Pemerintah Kabupaten Bireuen mengeluarkan surat edaran agar para khatib tidak membicarakan masalah khilafiah saat berkhutbah.

"Kita sudah membuat surat edaran bupati. Surat tersebut dalam proses tanda tangan. Isinya, setiap khatib tidak membicarakan khilafiah, tapi membicarakan ubudiah menyangkut tentang keagamaan," jelas Kadis Syariat Islam Bireuen, Jufliwan, kepada MODUSACEH.CO, Jumat 8 September 2017.

Katanya juga, beberapa waktu lalu, pihaknya telah memberikan pelatihan kepada para khatib di Kabupaten Bireuen. "Pelatihan ini kita laksanakan agar khatib bisa membawa kesejukan dalam masyarakat," ujarnya.

Di sisi lain, dia juga menyebutkan, sampai saat ini, jumlah masjid yang terbanyak di Kabupaten Bireuen ada di Kecamatan Peusangan dan Simpang Mamplam. Di dua kecamatan itu, ada  17 masjid. Samalanga memiliki 14 masjid, lalu pandrah 7 masjid, Jeunieb 11, Peulimbang 4 dan Peudada 13. Kemudian, kata Jufliwan, Kecamatan Jeumpa 8 masjid, Kota Juang 12, Kuala 5 serta Juli 13 masjid. Sedangkan Kecamatan Jangka 11, Peusangan Siblah Krueng 9 masjid, Peusangan Selatan 10, Kuta Blang 12, Makmur 13 dan Gandapura juga 13 masjid.***

Komentar

Loading...