Terkait Gedung Madani Centre Banda Aceh

Kadis PU Ir. Samsul Bahri: Semua Sudah Kita Selesaikan!

Kadis PU Ir. Samsul Bahri: Semua Sudah Kita Selesaikan!
dok. MODUSACEH.CO
Rubrik

Banda Aceh | Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Banda Aceh Ir Samsul Bahri menjelaskan, terkait hasil pemeriksaan BPK RI Perwakilan Aceh  mengenai proyek pembangunan Gedung Madani Education Center Banda Aceh, sudah tidak ada persoalan lagi. Sebab, semua rekomundasi BPK RI telah dilaksanakan dan tindaklanjuti pihaknya bersama kontraktor pelaksana. “Sudah, semua sudah selesai. Termasuk kewajiban mengembalikan kelebihan bayar juga telah disetor ke kas daerah oleh perusahaan pelaksana,” jelas Samsul Bahri.

Menurutnya, temuan atau rekomundasi BPK adalah hal biasa dalam pelaksanaan proyek. Sebab, BPK adalah lembaga negara yang diberi kewenangan untuk itu. Karenanya, BPK memberi waktu 60 hari kepada para pihak untuk menindaklanjuti hasil temuan mereka. Nah, jika telah diselesaikan, maka tidak ada masalah dan akan disebutkan atau catat pada laporan audit tahun berikutnya. Sebaliknya, jika tidak lakukan atau fiktif, baru bisa dikatakan berimplikasi hukum dan akan tetap menjadi temuan pada tahun berikutnya.

“Tentu dalam pelaksanaanya ada di sana-sini kekurangan. Itu biasa dalam dunia pekerjaan dan kami telah minta pada kontraktor untuk menyelesaikannya. Termasuk melakukan konsultasi dengan auditor BPK dan menegur konsultan pengawas,” ucap Samsul Bahri pada MODUSACEH.CO, Selasa sore (31/1/2017) di Banda Aceh.

Sebelumnya, BPK RI Perwakilan Aceh dalam hasil auditnya memerintahkan PT BAK sebagai kontraktor pelaksana untuk mengembalikan kelebihan membayar Rp 202 juta lebih ke kas daerah, terkait kesalahan perhitungan volume bekisting. Selain itu, ada indikasi kerugian daerah Rp 1,6 miliar lebih atas biaya sewa scoffolding. “Benar, dan semua telah dibayar. Termasuk jumlah indikasi kerugian Rp 1,6 miliar. Saya minta untuk dibayar. Ini dilakukan sebagai niat baik kontraktor pelaksana pada negara. Walau pun, secara hukum, indikasi itu bisa saja nantinya dinyatakan tak bermasalah oleh BPK,” ungkap Samsul Bahri, sambil membenarkan bukti salinan setoran pada kas daerah yang diperlihatkan media ini. “Benar, itu bukti salinan setorannya,” jelas Samsul Bahri.***

 

Komentar

Loading...