Buntut Aksi Mogok Guru SMPN I Bireuen

Kadis P dan K Bireuen : Bila tak Sanggup Penuhi Tuntutan Guru, Kepala Sekolah Dipindahkan

Kadis P dan K Bireuen : Bila tak Sanggup Penuhi Tuntutan Guru, Kepala Sekolah Dipindahkan
Zulhelmi/MODUSACEH.CO
Penulis
Rubrik

Bireuen I Terkait aksi mogok mengajar yang dilakukan dewan guru SMP Negeri 1 Bireuen, karena tak sejalan dengan Jufri, Kepala SMP itu, yang dinilai belum layak menjabat sebagai kepala sekolah, akhirnya mendapat keputusan dari Kepala Dinas  Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, Nasrul Yuliansyah.

Pada MODUSACEH.CO, Kamis, 5 Januari 2017 dia menegaskan, setelah bermusyawarah dengan dewan guru,  hari ini aktifitas belajar mengajar sudah berjalan dengan baik, namun kisruh antara dewan guru dengan kepala sekolah harus diperbaiki. "Dalam waktu berjalan ini sikap kepala sekolah harus diperbaiki pelan-pelan sehingga tidak lagi beda pandang dalam mengambil sikap dengan dewan  guru," kata Nasrul. Tegasnya, jika nanti kepala sekolah itu tidak juga menyahuti atau merubahnya sikap, maka pada Juni 2017 mendatang, akan dipindahkan.

Seperti berita sebelumnya,  proses belajar-mengajar di SMP Negeri 1 Bireuen terhenti lantaran guru di sekolah itu mogok mengajar. Para guru tak mau mengajar karena menilai kepala sekolah Jufri S.Pd, dinilai belum mampu menjabat sebagai pimpinan di sekolah favorit itu. Akibat tindakan guru  tersebutm ratusan siswa terlantar dan mereka pulang.

Menurut sejumlah guru, kepala sekolahnya sering melakukan musyawarah tertutup bersama guru bawaan Jufri dari SMP Negeri 1 Kuala, tanpa melakukan musyawarah bersama dewan guru SMP Negeri 1 Bireuen. Berdasarkan musyawarah dewan guru SMP Negri 1 Bireuen mengharapkan agar Jufri digantikan dengan kepala sekolah lain.***

Komentar

Loading...