Usai Wawancara di MODUSACEH.CO

Kabarnya Mawardi Ali Kirim Utusan Temui Waled Husaini

Kabarnya Mawardi Ali Kirim Utusan Temui Waled Husaini
Waled Husaini (Foto: Dok.MODUSACEH.CO)

Banda Aceh | Ada informasi menarik yang masuk ke redaksi MODUSACEH.CO, malam ini, ba’da shalat Isya tadi.

Kabarnya, Bupati Kabupaten Aceh Besar, Mawardi Ali, mengirim sejumlah utusan, untuk bertemu Wakil Bupati Aceh Besar, Tgk. Husaini A. Wahab atau akrab disapa Waled Husaini.

Tujuannya, meminta Waled untuk bertemu Mawardi dan mencari jalan tengah, menyelesaikan perbedaan pendapat yang kadung terjadi.

“Ya, kita coba cari jalan agar masalah ini cepat selesai,” kata sumber media ini, yang juga orang dekat Mawardi Ali.

Sumber media ini dari kalangan orang dekat Waled Husaini juga membenarkan adanya tim Mawardi yang merapat. “Benar, ada beberapa orang dari berbagai pihak,” sebut sumber ini.

Berbagai usaha dan ikhtiar dari pihak Mawardi Ali, bukan tanpa sebab. Sebelumnya, dalam wawancara khusus dengan media ini, Rabu, 16 Oktober 2019 di D. Energy Cafe, Lamsayun, Aceh Besar.

Putra ulama Aceh Besar, Almukarram Syaikhuna Tgk. H. Abdul Wahhab bin ‘Abbas bin Sayed Al-Hadhrami (Abu Seulimeum), pendiri Dayah Ruhul Fata ini mengeluarkan pernyataan keras.

“Saya sudah cukup bersabar. Mawardi Ali itu pembohong dan pemimpin munafik,” kata Waled, memulai pembicaraan dengan suara tinggi. Terkesan dia marah dan emosi.

20191024-musa-bintang1

Musa Bintang (Foto: Ist)

“Kenapa Waled kelihatan begitu serius dan marah,” bertanya media ini. “Saya pikir dia berubah. Ternyata semakin menjadi-jadi. Saya akan berjihad, melawan kezaliman dia kepada rakyat Aceh Besar. Saya bertanggungjawab dengan apa yang akan saya ucapkan,” balas Waled kembali.

(baca: Wawancara Khusus Wakil Bupati Aceh Besar Tgk. Husaini A.Wahab. Waled Husaini: Saya Sudah Bersabar, Mawardi Ali Ternyata Pembohong dan Munafik!).

Sepekan kemudian atau 22 Oktober 2019, pengakuan Waled Husaini mendapat tanggapan dari Ketua DPD II PAN Aceh Besar, Muchlis Zulkifli ST, yang juga Ketua Tim Pemenangan Mawardi Ali-Waled Husaini sebagai Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar pada Pilkada 2017 lalu.

Kini, Muchlis menjadi anggota DPR Aceh, setelah unggul pada Pileg 2019 lalu dengan bendera Partai Amanat Nasional. “Saya sendiri terzalimi dan kecewa dengan Mawardi Ali,” ungkap Muchlis.

(baca: Terkait Pengakuan Waled Husaini. Ketua DPD II PAN Aceh Besar, Muchlis Zulkifli ST: Saya Juga Terzalimi, Tak Mau Masuk Dalam Konflik!).

Begitupun, Muchlis mengaku tak mau masuk dalam konflik dua pemimpin Aceh Besar ini. “Saya tak mau masuk dalam konflik itu,” tegasnya.

Tapi, apa yang disampaikan Waled Husaini, menurut Muchlis ada benarnya. “Saya kira, apa yang disampaikan Waled Husaini, benar. Sebab Waled punya alasan dan merasakan sendiri kondisi itu serta hanya Mawardi Ali yang tahu,” jelas Muchlis.

Lantas, siapa utusan yang dikirim Mawardi untuk bertemu Waled Husaini? Sumber media ini menyebut nama Mulyadi (Tim Pemenangan Mawardi Ali-Waled Husaini), Musa Bintang (Ketua NasDem Aceh Besar), Muhibubbin Ibrahim (Ucok Sibreh), Ketua DPD II Partai Golkar Aceh Besar serta Sekda Aceh Besar, Drs Iskandar M.Si.

“Mereka datang dan meminta Waled untuk bertemu Mawardi Ali,” ungkap orang dekat Waled Husaini. “Tapi, Waled belum memberi jawaban apapun. Sebab, setelah pernyataan itu muncul. Sejumlah ulama dayah dan perwakilan santri, setiap malam bertemu Waled,” jelas sumber tadi.

20191024-ucok

Muhibubbin Ibrahim (Ucok Sibreh), Ketua DPD II Partai Golkar Aceh Besar (Foto: Ist)

Sementara itu, Waled Husaini yang dikonfirmasi media ini membenarkan adanya utusan tersebut.

“Betoi, rame-rame dijak bak lon. Tapi, hana lon bi peunutoh sape. Lon peugah, ta kalon dile dan lon lake pendapat ulama Aceh Rayeuk dan ulama HUDA maupun NU yang na di Aceh (Betul, ramai-ramai mereka datang kepada saya. Tapi saya tidak memberi keputusan apapun. Saya katakan, kita lihat nanti, setelah saya minta pendapat ulama Aceh Besar dan ulama HUDA serta NU yang ada di Aceh),” kata Waled singkat.***

Komentar

Loading...