Penuhi Interview Penyidik Polda Aceh

Junaidi SH, Kuasa Hukum Muhammad Saleh: Kami Taat Hukum, Framing Berlebihan Ada Konsekwensi Hukum

Junaidi SH, Kuasa Hukum Muhammad Saleh: Kami Taat Hukum, Framing Berlebihan Ada Konsekwensi Hukum
Junaidi SH, kuasa hukum Muhammad Saleh (Foto: Dok. MODUSACEH.CO)

Banda Aceh | Junaidi SH, kuasa hukum H. Muhammad Saleh, Pimpinan Redaksi MODUSACEH.CO (Terlapor) menyebut. Sore tadi, Kamis, 23 April 2020, kleinnya telah memenuhi undangan interview dari penyidik Dir. Reskrimum Polda Aceh.

“Ini sesuai surat Nomor: B/403/IV/RES.1.14/2020/Subdit I Resum, tanggal 20 April 2020,” jelas Junaidi pada media ini, Kamis sore di Kantor Redaksi MODUSACEH.CO di Banda Aceh.

Namun, karena satu lain hal, interview tersebut diundurkan penyidik, Senin, 27 April 2020 pagi mendatang.

Sebelumnya, Saleh begitu dia akrab disapa telah dilaporkan Makmur Budiman ke Polda Aceh dengan sangkaan dan dugaan pencemaran nama baik. Laporan itu tertuang dalam Laporan Polisi Nomor: LP/117/IV/YAN.2.5./2020/SPKT, tanggal 15 April 2020.

Menurut Junaidi, kehadiran Muhammad Saleh memenuhi undangan tersebut sebagai bentuk taat hukum, terkait proses yang sedang berlangung. Sekaligus menjawab “kepanikan” pihak-pihak tertentu yang justeru tidak berkaitan langsung dengan masalah ini. “Bahkan, Pak Muhammad Saleh datang lebih awal,” ungkap Junaidi.

Itu sebabnya, Junaidi mengaku dapat memahami berbagai pendapat warga terkait proses hukum tersebut. Begitupun tegas Junaidi, kepada para pihak atau yang tidak bersentuhan maupun berkepentingan langsung dengan proses hukum yang sedang berjalan, tidak melakukan framing  tanpa dalil hukum mengenai masalah ini. Baik melalui media daring maupun media sosial.

"Sebagaimana klien kami patuh dan tunduk pada proses hukum, kami juga menghimbau kepada semua pihak untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat menggangu kerja penegak hukum yang sedang berupaya membuat perkara ini menjadi terang menderang," kata Junaidi.

“Kami ingatkan kepada para pihak yang tidak berkepentingan dengan masalah ini untuk tidak melakukan perbuatan yang justeru berpotensi melanggar hukum. Sebagai warga nagara, klein kami juga punya hak yang sama untuk bersikap secara hukum nantinya," ujar Junaidi.

Junaidi mengatakan, baik Pelapor maupun pihak lainnya, menghargai proses yang saat ini sedang ditangani penyidik Polda Aceh. “Jika bertindak diluar proses yang ada, secara etika tak pantas untuk mendahului kerja penyidik saat ini,” tegasnya.

Diakui Junaidi, pihaknya sedang merekap atau mengumpulkan berbagai pemberitaan serta komentar para pihak yang tidak berkepentingan dalam masalah ini. Baik melalui media daring maupun media sosial. “Kami sedang mengkaji berbagai tindakan framing sepihak tersebut untuk kemudian kami tindak lanjuti,” tegas dia kembali.***

Komentar

Loading...