Breaking News

Rapat Tahunan Tabloid Berita Mingguan MODUS ACEH 2020

Jujur Pada Realitas, Memperkuat Komitmen Kebenaran Informasi dan Independensi

Jujur Pada Realitas, Memperkuat Komitmen Kebenaran Informasi dan Independensi

Banda Aceh | Penguatan pemahaman dan pelaksanaan UU No: 40/1999 tentang pers serta Kode Etik Jurnalistik dan Etika Pers, menjadi tema dan pokok bahasan utama sejumlah wartawan Tabloid MODUS ACEH serta Portal Berita MODUSACEH.CO, Selasa pagi hingga petang, 11 Februari 2020.

Bedah kasus ini berlangsung di Kantor Redaksi MODUS ACEH, Jalan T. Iskandar No: 15, Beurawe, Kota Banda Aceh dan gawangi langsung pimpinan redaksi media ini, H. Muhammad Saleh dalam rapat evaluasi tahun 2020.

"Berbagai kasus delik pers yang terjadi di Aceh dan menimpa sejumlah jurnalis, termasuk Aidil Firmansyah wartawan MODUSACEH.CO, merupakan lampu kuning yang harus disikapi bersama. Karena itu, jangan pernah bosan untuk terus belajar dari pengalaman pahit tersebut, untuk kemudian menjadi lebih baik," kata H. Muhammad Saleh atau akrab disapa Shaleh pada sejumlah wartawannya dari seluruh liputan di Aceh.

Selain itu, agenda pertemuan rutin tahunan ini juga  memaparkan berbagai capaian dan keberhasilan yang telah diraih. Mulai dari redaksi, iklan serta sirkulasi. "Tentu, fluktuatif. Artinya, ada yang naik, bertahan tapi menurun. Karena itu, ke depan "gerakan" yang dilakukan benar-benar terdata dan teruji, berdasarkan analisa SWOT yang wajib dilakukan," ungkap Shaleh.

Menurut dia, dari sisi performa dan konten, berita Tabloid MODUS ACEH dan MODUSACEH.CO, masih menjadi daya tarik rakyat Aceh. Ini terlihat dari alur dan siklus penjualan edisi cetak yang tidak begitu berpengaruh di pasar. Sementara, grafik pembaca online juga terus meningkat. "Maka saya minta, pertahankan kepercayaan publik ini," ujar Shaleh.

“Dalam menjalankan tugas jurnalistik di daerah, kredibilitas nara sumber untuk sajian informasi menjadi hal paling utama bagi wartawan. Jangan sampai,  keberadaan lembaga atau organisasi yang terbentuk di warung kopi serta sosok tokoh pragmatis yang mencari panggung sesaat justeru menjadi idola, tanpa memikirkan efek pada kepentingan rakyat. Ini tidak boleh terjadi di media ini,” tegas H. Muhammad Saleh.

Ia mengatakan. Kemajuan teknologi di bidang informasi saat ini tak bisa dibendung, apalagi adanya media sosial yang membuat informasi begitu cepat beredar. Bagi jurnalis tak semestinya mempercayai begitu saja. Dan, pastikan dengan melakukan chek dan ricek untuk kebenaran informasi, data dan fakta serta peristiwa yang terjadi. "Hati-hati dengan jebakan Batman. Pastikan validasi, akurasi, verifikasi dan konfirmasi," katanya mengingatkan berulang-ulang. 

Sesekali peserta rapat evaluasi bertanya dan memaparkan kondisi di daerah saat melakukan peliputan. Hal itu ditanggapi serius H. Muhammad Saleh. Katanya, kebenaran dan fakta merupakan ciri khas utama dari media lokal MODUS ACEH dan MODUSACEH.CO dalam sajian berita yang ditayangkan.

“Jika terjadi pengelompokan antara pro dan kontra di daerah, maka kita memihak kepada kebenaran data, fakta dan peristiwa, bukan kepada salah satu kelompok demi kepentingan tertentu dan sesaat,” tegasnya.

Nah, 16 April 2020, Tabloid MODUS ACEH genap berusia 17 tahun. Dirinya juga merefleksi kembali bagaimana media tersebut itu hadir sejak 16 April 2003 silam untuk memihak pada kepentingan publik.

Nama MODUS ACEH bukan tanpa makna. Nama media ini memiliki filosofi yang cukup dalam bagi Muhammad Saleh. Dalam Kamus Besar bahasa Indonesia (KBBI) misalnya, MODUS memberi arti, bentuk verba yang mengungkapkan suasana kejiwaan sehubungan dengan perbuatan menurut tafsiran pembicara tentang apa yang diucapkannya.

Dari sisi statistik, MODUS berarti angka yang sering muncul. "Ini bermakna, apa pun kondisi dan situasi politik, sosial, budaya dan ekonomi yang terjadi di Aceh, Tabloid MODUS ACEH, tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari proses dan dinamika tadi," papar H. Muhammad Saleh.

Ada berbagai macam hal yang perlu dipahami, seperti makna desideratif modus yang menyatakan keinginan, imperatif modus yang menyatakan perintah atau larangan, indikatif modus yang menyatakan sikap objektif atau netral.

Kemudian dari sisi interogatif yakni, modus yang menyatakan pertanyaan, operandi modus operasi, operasi cara atau teknik yang berciri khusus dari seorang dan makna optatif sebagai modus yang menyatakan harapan.

“Disanalah letak slogan Bijak Tanpa Memihak, yang benar tetaplah benar dan salah tetap harus dilawan, sehingga MODUS ACEH menjadi harapan masyarakat Aceh dalam membela kebenaran berdasarkan fakta dan data,” ucapnya.

Rencananya segenap Direksi Tabloid Berita Mingguan MODUS ACEH dan Portal Berita MODUSACEH.CO akan melaksanakan Family Gathering di Kota Sabang. Hal itu sebagai bentuk silaturahmi antar keluarga para pekerja pers di sana. Semoga.***

Komentar

Loading...