Breaking News

Jual Trenggiling, Husaini Jadi Terdakwa

Jual Trenggiling, Husaini Jadi Terdakwa
Penulis
Rubrik

Bireuen | Pengadilan Negeri (PN) Bireuen, menyidangkan terdakwa atas nama Husaini S.P (61)  bin Hasballah. Dia dijerat perkaramemperdagangkan (menjual) satwa yang dilindungi yakni, trenggiling, Selasa (17/9/2019).

Sidang ini berdasarkan nomor pekara 213/Pid.B/LH/2019/PN Bir, dipimpin Majelis Hakim Zufida Hanum (ketua) dan Mukhtaruddin SH serta Rahma Noviatiana SH (anggota), serta Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agussalim Tampubolon, SH.

Sekedar informasi terdakwa  Husaini S.P Bin Hasballah (residivis kasus yang sama) ditangkap tanggal 7 Juli 2019, sekira pukul 19.30 WIB. Saat itu terdakwa  berangkat dari rumahnya menumpang angkutan L300 menuju ke Kota Mini Beureunuen, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie.

Selanjutnya, pukul 22.00 WIB mengganti mobil dengan menumpang Bus Putra Pelangi Perkasa, menuju Medan, Sumatera Utarauntuk menjual kulit/sisik trenggiling kepada Udin.

Ini  sesuai pesanan sebelumnya melalui handphone, dengan membawa kulit/sisik trenggiling yang dibungkus karung goni dalam kardus/kotak air mineral.

Namun, sekira pukul 23.45 WIB, Bus Putra Pelangi Perkasa yang ditumpangi terdakwa dihentikan anggota Subdit Tipiter Dit Reskrimsus Polda Aceh di Jalan Banda Aceh–Medan, Matang Glumpang Dua, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen.

Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan 1 (satu) kardus/kotak air mineral yang berisikan kulit/sisik satwa trenggiling yang diakui terdakwa adalah miliknya. Selanjutnya terdakwa beserta barang bukti kulit/sisik trenggiling dibawa ke Polda Aceh untuk diproses hukum.

Atas perbuatan tersebut, terdakwa  diancam pidana sesuai Pasal 40 Ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia No. 5  Tahun 1990, tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.***

Komentar

Loading...