Breaking News

Jokowi Janjikan 5 Ribu Wartawan Divaksin Covid Akhir Februari

Jokowi Janjikan 5 Ribu Wartawan Divaksin Covid Akhir Februari
Presiden Jokowi menjanjikan 5 ribu wartawan akan divaksin covid-19 pada akhir Februari. (Foto: Muclis Biro Setpres)
Penulis
Rubrik
Sumber
cnnindonesia.com

Jakarta | Presiden Joko Widodo menjanjikan vaksinasi Covid-19 untuk wartawan di akhir Februari 2021. Dia menyebut, wartawan jadi salah satu kelompok yang masuk gelombang pertama vaksinasi.

Menurut Jokowi, saat ini pemerintah sedang berfokus menuntaskan vaksinasi kepada tenaga kesehatan. Setelah itu, pemerintah baru akan menyuntik vaksin kepada wartawan dan kelompok masyarakat lainnya.

"Di akhir bulan Februari sampai awal Maret nanti, untuk awak media sudah kita siapkan kira-kira 5 ribu orang untuk bisa divaksin, termasuk pertama," kata Jokowi saat menghadiri peringatan Hari Pers Nasional di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/2).

Jokowi menyampaikan vaksin untuk wartawan sedang diproduksi. Jatah untuk wartawan termasuk dalam 12 juta dosis yang sedang diproduksi PT Bio Farma.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu berkata, awak media tetap bekerja di garis depan saat pandemi. Selain menghadapi masalah kesehatan, media massa juga menghadapi krisis ekonomi.

"Saya tahu industri pers sebagaimana sektor swasta yang lain sedang menghadapi juga masalah perusahaannya, masalah keuangannya yang juga tidak mudah," ujarnya.

Jokowi berkata pemerintah berupaya membantu pers di masa sulit ini. Ia berterima kasih kepada pers yang menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat selama ini.

"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh insan pers karena membantu pemerintah untuk mengedukasi masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan dan membantu masyarakat untuk mendapatkan informasi yang benar dan tepat," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menegaskan pemerintah tetap menanti masukan dari pers dalam penentuan kebijakan.

Jokowi menuturkan, pers punya peran penting dalam pembangunan bangsa. Ia berharap pers terus memberi masukan konstruktif pada pemerintah.

"Pemerintah terus membuka diri terhadap masukan dari insan pers. Jasa insan pers sangat besar bagi kemajuan bangsa selama ini dan di masa yang akan datang," kata Jokowi.

Jokowi mengapresiasi para insan pers yang tetap bekerja di tengah pandemi Covid-19. Ia menyebut awak media tetap di garis terdepan meski dalam masa sulit seperti sekarang.

Mantan wali kota Solo itu menyadari pers menjalani masa sulit. Selain harus menghadapi pandemi, pers juga bergulat dengan kondisi ekonomi perusahaan yang tidak baik.

Jokowi menyampaikan pemerintah berusaha membantu dengan keringanan pajak dan insentif lainnya. Pemerintah juga memasukkan awak media dalam kelompok prioritas vaksinasi Covid-19.

Dia berharap pers terus ikut membangun bangsa. Jokowi mengajak para awak media untuk mengantarkan Indonesia keluar dari krisis akibat pandemi.

"Mari kita bersama-sama membangun harapan, menyuarakan optimisme, dan kita ingin berhasil melakukan penanganan krisis kesehatan dengan penanganan krisis ekonomi dan juga ingin meraih banyak lompatan-lompatan kemajuan," ujarnya.***

Komentar

Loading...