Terkait Psikologi Pelaku Sodomi Anak

Jasmadi Ali, S.Psi. MA: Itu Perbuatan Kriminal Seksual

Jasmadi Ali, S.Psi. MA: Itu Perbuatan Kriminal Seksual
liputan6
Penulis
Rubrik
Sumber
Laporan Rahma Yanti

Banda Aceh | Psikolog, sekaligus dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Jasmadi Ali, S.Psi., M.A berpendapat. Kasus pelaku sodomi anak di bawah umur yang marak terjadi di Provinsi Aceh, merupakan bentuk dari perbuatan kriminal seksual. Kondisi ini sangat memperihatinkan. Itu disampaikan Jasmadi Ali menanggapi terungkapnya kasus sodomi yang dilakukan SF (30) terhadap 30 anak dibawah umur, di Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, beberapa waktu lalu.

Baca: Imingi Jajanan, Diduga Warga Ulee Tutue Raya Cabuli 11 Bocah

Katanya, bila ditinjau dari sisi psikologis, pelaku mengalami penyakit filosofia atau kepribadian individu yang disebabkan trauma.  Bisa jadi, pelaku juga menjadi korban sodomi yang di lakukan orang lain terhadap dirinya. Jadi, karena dia telah mendapatkan nikmat dan terpuaskan oleh sodomi, lalu si pelaku mencari mangsa lain. “Efek ini disebabkan stimulus yang turun dan memberikan rangsangan terhadap pelaku sodomi untuk melakukan terus menerus dengan seorang anak-anak,” jelas Jasmadi Ali pada MODUSACEH.CO di Banda Aceh, Sabtu, 15/07/2017.

Lanjut Jasmadi Ali, selain  dihukum, pelaku juga harus diawasi dan pantau, sehingga tidak terjadi korban lain. Selanjutnya, dibimbing dan dinasehati agar pelaku merasa menyesal atas tindakannya, dan supaya mendekatkan diri pada Allah, SWT. “Harapannya baik korban maupun pelaku harus di rehab atau perbaikian agar sadar, serta perlunya pengawasan ketat oleh keluarga dan teman-teman dilingkungan,” ungkap Jasmadi Ali. Sebelumnya, seorang pemuda berinisial SF (30) tertangkap di Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie, Aceh. Diduga, pelaku melakukan sodomi terhadap 30 anak dibawah umur. Pengakuan itu disampaikan pelaku pada aparat kepolisian. Kini, pelaku masih ditahan di Mapolres Pidie, guna pemeriksaan lebih lanjut.***

Komentar

Loading...