Iklan Sisi Lain Special Ramadhan

Bawa Ekstasi dan Di Dorrrr!

Jasad Dua Pemuda Aceh, Fery dan Zamzana Dipulangkan ke Aceh Utara

Jasad Dua Pemuda Aceh, Fery dan Zamzana Dipulangkan ke Aceh Utara
dok. MODUSACEH.CO

Aceh Utara | Jasad Fery Ardian (25) dan Zamzana Saputra (19), dua terduga sindikat narkoba asal Paya Bakong, Aceh Utara yang tewas ditembak aparat Polda Lampung, diterbangkan hari ini melalui Bandar Udara Radin Inten II Lampung Selatan tujuan Kualanamu, Sumatera Utara. "Dari informasi keluarga, saya kabar dapat seperti itu. Alhamdulillah kedua jenazah (Fery dan Zamzana) akan dipulangkan hari ini dari Lampung dengan pesawat," kata Saifullah, Gechiek Keude Paya Bakong pada Kontributor MODUSACEH.CO di Aceh Utara, Selasa siang (31/1/2017).

Seperti diwartakan media ini sebelumnya. Kepolisian Daerah Lampung menembak mati dua bandar narkoba yang membawa 4.500 butir pil ekstasi di Jalan Soekarno Hatta (Jalan Lintas Sumatera), Ketapang, Telukbetung Selatan, Bandar Lampung, sekira pukul 22.00 WIB, Kamis Kamis kemarin (26/1/2017). Wakapolda Lampung Brigjen Bonifasius Tampoi didampingi Direktur Narkoba Polda Lampung Kombes M Abrar Tuntalanai mengatakan. Kedua bandar tersebut merupakan warga Aceh yang tinggal di Bandar Lampung. "Tersangka kost di daerah Telukbetung, dua bulan terakhir. Asli orang Aceh," kata Wakapolda di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, hari ini.

(baca: Bawa 4.500 Ekstasi. Dua Warga Aceh Tewas di Dor)

Kedua tersangka yakni Feri Ardian (25), dan Zamzana Saputra (19). Keduanya tewas di lokasi kejadian karena terkena peluru petugas saat baku tembak terjadi antara kedua tersangka dan petugas. Selain ekstasi, dari kedua pelaku disita dua senjata api dan beberapa amunisi aktif serta selongsong peluru, dan satu unit mobil Xenia BE-2171-YG. Menurut Wakapolda, kedua tersangka merupakan target operasi yang sudah diincar beberapa bulan terakhir.

Menurut Saifullah, sesuai informasi kemungkinan pesawat tersebut akan landing di Bandara Kualanamu sekitar pukul 20.00 WIB. "Mungkin kedua jenazah baru akan sampai di kediaman esok hari (pagi). Karena dari Medan akan dipulangkan menggunakan dua unit ambulance," ungkapnya. Masih kata Saifullah, sebagian biaya ditanggung polisi disana, karena keluarga korban tidak punya banyak biaya saat berangkat ke Lampung. "Mungkin saja ditanggung sedikit atas dasar kemanusiaan. Apalagi jika menempuh jalur darat butuh waktu berhari-hari. Apalagi sejak berangkat dari sini keluarga korban tidak punya biaya yang memadai. Bahkan warga gampong juga banyak membantu," ungkap Saifullah.

Ditanya kondisi terkini di kediaman Fery dan Zamzana, Saifullah berujar jika saat ini sebahagian keluarga korban sudah berkumpul di rumah duka untuk menunggu kedatangan jenazah. "Jika tidak ada halangan, jenazah keduanya esok pagi akan langsung di salatkan dan dikebumikan, mengingat sudah beberapa hari berlalu sejak peristiwa itu terjadi," katanya.***

Komentar

Loading...