Breaking News

Jarimah Khamar Bersujud dan Khalwat Pingsan di Stadion Tunas Bangsa

Jarimah Khamar Bersujud dan Khalwat Pingsan di Stadion Tunas Bangsa
Pelaku khalwat tumbang usai menerima hukuman pukulan cambuk terakhir 100 kali dari algojo. (Foto: Din Pasee)

Lhokseumawe | Usai menerima hukuman cambuk, dua dari lima pelanggar Syariah Islam yakni jarimah khamar langsung melakukan sujud syukur dan jarimah khalwat justru pingsan ditempat di Stadion Tunas Bangsa Desa Mon Geudong Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe. 

Kegiatan eksekusi hukuman cambuk yang berlangsung sekira Pukul 15.20 WIB, Rabu (28/6/2021), tampak berjalan mulus. 

Pelaksanaan hukum cambuk kali ini sempat diwarnai dengan nuansa berbeda, lantaran dua pelaku yakni satu pelaku Jarimah Khamar berinisial MM bin Z dan jarimah zina berinisial NA bin A sama-sama mencium karpet panggung. 

Pasalnya suasana sempat diwarnai kepanikan ketika NA yang langsung tumbang usai menerima hukuman pukulan cambuk terakhir 100 kali dari algojo. NA langsung digotong oleh petugas media kesehatan dan Satpol-PP untuk mendapatkan pertolongan medis.  

Berdasarkan surat perintah Kepala Kejaksaan Negeri Lhokseumawe Nomor: Print-898/L.1.12/Eku.3/06/2021 tanggal 23 Juni 2021, putusan Mahkamah Syar'iyah Lhokseumawe Nomor: 7/JN/2021/MS-Lsm tanggal 10 Juni 2021 NA binti A melakukan Jarimah Zina melanggar pasal 33 ayat (1) Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, dengan hukuman Uqubat Hudud cambuk sebanyak 100 kali cambuk. 

Pelaku khalwat tumbang usai menerima hukuman pukulan cambuk terakhir 100 kali dari algojo. (Foto: Din Pasee)

Berikutnya, pelaku MM juga usai menerima hukuman cambuk terakhir langsung melakukan sujud syukur. Pelaku tampak bahagia karena telah menjalani eksekusi cambuk dan sudah dapat bebas serta kembali ke tengah keluarganya. 

Berdasarkan surat perintah Kepala Kejaksaan Negeri Lhokseumawe Nomor Print-894/L.1.121 Eku.3/06/2021 tanggal 22 Juni 2021, telah melaksanakan putusan Mahkamah Syar'iyah Lhokseumawe 5/JN/2021/MS-Lsm tanggal 10 Juni 2021 atas nama MM bin Z melakukan Jarimah Khamar melanggar pasal 15 ayat (1) Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, dengan hukuman Uqubat Hudud cambuk sebanyak 40 (empat puluh) kali.

Kajari Kota Lhokseumawe Mukhlis melalui Kepala Seksi Pidana Umum Kartono mengatakan terkait reaksi  yang diperlihatkan keduanya sempat mengagetkan. 

“Keduanya meluapkan rasa gembira setelah berhasil melewati hukuman cambuk sang algojo bersebu. Makanya ada yang langsung sujud syukur karena bahagia,” paparnya. 

Kemudian berdasarkan surat perintah Kepala Kejaksaan Negeri Lhokseumawe Nomor Print-892/L.1.12/Eku 3/06/2021 tanggal 22 Juni 2021, telah melaksanakan putusan Mahkamah Syar'iyah Lhokseumawe Nomor 4/JN/2021/MS-Lsm tanggal 10 Juni 2021 atas nama IM Alias PAK KEUCHIK Bin M, melakukan Jarimah Zina, melanggar pasal 33 ayat (3) Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, dengan hukuman Uqubat Ta’zir cambuk di depan umum sebanyak 75 (tujuh puluh lima) kali, dikurangi dengan masa penahanan yang terdakwa jalani, dengan ketentuan sampai 30 hari dihitung sebagai pengurangan uqubat cambuk 1 (satu) kali dan seterusnya kelipatan 30 hari merupakan kelipatan 1 kali uqubat Bahwa terhukum telah ditahan selama 54 (lima puluh empat) hari. 

Sehingga Uqubat cambuk terhukum dikurangi sebanyak 1 (satu) kali, berdasarkan pasal 23 ayat (2) dan ayat (3) Qanun No. 7 tahun 2013 tentang Hukum Acara Jinayat, sehingga terhukum dicambuk sebanyak 74 (tujuh puluh empat) kali.

Selanjutnya, berdasarkan surat perintah Kepala Kejaksaan Negeri Lhokseumawe Nomor: Print-894/L.1.12/Eku.3/06/2021 tanggal 22 Juni 2021, telah melaksanakan putusan Mahkamah Syar'iyah Lhokseumawe Nomor: 5/JN/2021/MS-Lsm tanggal 10 Juni 2021 atas nama SI bin IF melakukan Jarimah Khamar melanggar pasal 15 ayat (1) Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, dengan hukuman Uqubat Hudud cambuk sebanyak 40 kali cambuk. 

Terakhir, atas surat perintah Kepala Kejaksaan Negeri Lhokseumawe Nomor: Print-898/L.1.12/Eku.3/06/2021 tanggal 23 Juni 2021, telah melaksanakan putusan Mahkamah Syar'iyah Lhokseumawe Nomor: 7/JN/2021/MS-Lsm tanggal 10 Juni 2021 atas nama SB bin B melakukan Jarimah Zina melanggar pasal 33 ayat (1) Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, dengan hukuman Uqubat Hudud cambuk sebanyak 100 kali cambuk.***

Komentar

Loading...