Jaksa Agung Pesan ke Jaksa di Aceh Untuk Jaga Moral

Jaksa Agung Pesan ke Jaksa di Aceh Untuk Jaga Moral
Jaksa Agung ST Burhanuddin (Foto: Dok Kejagung)
Penulis
Rubrik
Sumber
detik.com

Jakarta | Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin mengaku tidak segan menghukum jajaran anak buahnya apabila melakukan pelanggaran. Burhanuddin turut meminta agar penegakan hukum yang dilakukan tidak menciptakan kegaduhan.

Dalam keterangan pers yang disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak disebutkan Burhanuddin mengunjungi pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa atau PPPJ Kelas 1 Angkatan 78 di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Aceh. Saat memberikan pengarahan, Burhanuddin menyinggung perihal penyelenggaraan yang digelar daring kurang menciptakan jiwa korsa.

"Oleh karena itu, hendaknya para siswa dapat secara aktif menjalin interaksi virtual selama masa pendidikan, seperti membangun forum diskusi kelompok dan belajar bersama lebih intensif. Saya yakin jika hal tersebut dilakukan secara berkesinambungan maka jiwa korsa dalam diri para peserta diklat akan tercipta," kata Burhanuddin dalam keterangannya, Rabu (10/11/2021).

"Begitu juga dengan integritas, tolong saudara ingat bahwa gerak-gerik kita selaku penegak hukum selalu diawasi oleh masyarakat. Jaga moral dengan sebaik-baiknya agar tidak tercoreng dengan perbuatan tercela sekecil apapun, jangan hancurkan kepercayaan yang telah diberikan publik kepada institusi kita," imbuhnya.

Burhanuddin menyinggung pula soal perlawanan balik koruptor. Untuk itu, Burhanuddin meminta jajarannya tidak sembarangan dalam bekerja.

"Sekali lagi saya tekankan kepada saudara sekalian bahwa sudah sepatutnya integritas dan loyalitas merupakan standar minimum dari setiap insan Adhyaksa. Saya tidak segan menindak siapa saja yang mencoreng institusi, termasuk jaksa baru sekalipun," imbuhnya.

Dalam kegiatan itu, Burhanuddin didampingi Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Fadil Zumhana, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh Muhammad Yusuf, Kapuspenkum Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Asisten Umum Jaksa Agung Kuntadi, Asisten Khusus Jaksa Agung Hendro Dewanto, serta diikuti secara daring Kepala Badan Diklat Kejaksaan (Kabadiklat) Tony Spontana serta jajarannya.***

Komentar

Loading...