Isu Penculikan Anak Rambah Simeulue

Isu Penculikan Anak Rambah Simeulue
detik.com
Penulis
Sumber
Laporan Indra BN/Koresponden Simeulue
Sinabang | Setelah muncul di beberapa kabupaten dan kota di Aceh. Kini isu penculikan anak merambah Kabupaten Simeulue.
 
Akibatnya warga di sana mulai cemas dan takut. Benarkah kejadian itu atau hanya berita hoax?
 
Kapolres Simeulue AKBP. Satya Yudha Prakasa S.iK membantah kabar tersebut. Menurutnya kemunculan isu itu bermula dari sosial media lalu di share pengguna sosmed hingga menjadi heboh.
 
Dia menegaskan dan memastikan sampai saat ini tidak ada laporan polisi soal penculikan anak yang terjadi di Simeulue.
 
Tak berhenti di situ, pihaknya juga telah mengkroscek dan berkoordinasi dengan jajaran di wilayah hukumnya. Hasilnya belum  satu pun ditemukan bukti kebenaran soal isu penculikan.
 
“Isu penculikan anak itu tidak benar dan tak jelas dari mana asulnya. Mencuatnya penculikan anak ini hanya berasal dari sosial media lalu di share akhirnya menjadi viral. Sampai saat ini kita belum menerima laporan ada penculikan anak di Simeulue.” jelasnya.
 
Melalui wartawan  dan media pers,  25 Maret 2017, Kapolres menghimbau agar masyarakat tetap tenang, dan tak mudah terpancing. Ia juga berharap, masyarakat segera melapor jika ada sesuatu yang dicurigai agar tak terjadi tindakan main hakim sendiri.
 
Secara terpisah anggota DPRK Simeulue Irawan Rudiono, berpendapat sama.  Isu tersebut bohong.
 
Dia mengatakan isu itu kemungkinan sengaja di sebar luaskan oleh orang yang tak bertanggung jawab secara nasional hingga buming di nusantara dengan menggunakan sarana tehnologi. Itu sebabnya ia menduga, bisa jadi ini hanya pengalihan isu. Apalagi menurutnya persoalan ini, sudah diklarifikasi langsung oleh Kapolri. Jadi besar kemungkinan cerita penculikan anak ini hanya kabar bohong yang tak bisa dipegang kebenaranya.
 
Kendati begitu anggota DPRK dari PKS ini meminta masyrakat selalu waspada.
 
“Kita prihatin atas berkembangnya isu penculikan anak saat ini, namun masyarakat tak usah panik karena isu itu belum tentu benar. Contohnya beberapa waktu lalu, sempat tersiar kabar upaya penculikan anak di salah satu desa di Simeule Timur dan Teupah Selatan, tapi setelah ditelusuri langsung ke masyrakat ternyata isu itu tidak benar sama sekali,” ujar Irawan.***  
 
 
 
 
 
 
 

Komentar

Loading...