Terkait Rentetan Kecelakaan

Ini Penjelasan Manajemen Bus Sempati Star

Ini Penjelasan Manajemen Bus Sempati Star
Azhari Usman/ MODUSACEH.CO
Penulis
Rubrik

 

Banda Aceh l Manajemen angkutan umum Bus Sempati Star angkat bicara, terkait rentetan peristiwa kecelakaan yang menimpa armada mereka dalam beberapa hari terakhir ini. "Sebelumnya, kami mengucapkan belasungkawa yang mendalam pada keluarga korban, atas musibah ini. Semua takdir Allah," ucap koordinator lapangan Bus Sempati Star, Gade pada media ini, di Banda Aceh, Kamis, (18/1/18).

Kata Gade, semua Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku di Bus Sempati Star sudah berjalan dengan baik, hingga uji kelayakan jalan bagi armada pun sudah dilakukan. Termasuk selalu melakukan breafing (pemberian pemahaman) pada awak supir sebelum berangkat. "Kalau ada yang bilang kecelakaan itu karena supir, saya katakan tidak seratus persen. Karena dari beberapa kejadian, hasil penyidikan oleh polisi, tidak salah bus,yang salah selalu korban,"ungkapnya. 

Disamping itu, manajemen Bus Sempati Star, selalu mematuhi peraturan yang diberlakukan Dinas Perhubungan Aceh, termasuk rutin melakukan tes narkoba (urin) bagi supir dan kernet. Demikian juga setelah di periksa tidak ada satupun terbukti menggunakan narkoba. "Kalau terbukti langsung kita pecat, itu bentuk ketegasan dari manajemen," tegasnya.

Gade juga miris mendengar permintaan oknum anggota DPR Aceh, agar mencabut izin trayek Bus Simpati Star. Namun, dia mengarisbawahi jika kehadiran Bus Sempati Star, telah membuka lapangan kerja bagi orang Aceh. Terlebih, telah membuat marwah Aceh semakin baik pada daerah lain, karena mobil baru dan paling canggih di Indonesia. "Secara tidak langsung, kami juga sebagai penarik para wisatawan yang berkunjung ke Aceh. Hari ini, DPR Aceh minta kita tutup, dulu dielu-elukan, karena kita membanggakan Aceh. Sekarang, setelah musibah begini, semua kesalahan ditujukan pada kita," ungkap Gade kecewa.

Diakuinya, manajemen Bus Sempati Star bertanggung jawab penuh pada korban meninggal dunia dan luka berat atas kecelakaan yang diakibatkan Bus Sempati Star, dari pemberian dana kematian yang mencapai Rp 50 juta, juga sumbangan duka dari manajemen. "Bahwa ada kecelakaan itu betul, tapi mari kita cari jalan keluar sama- sama, kalau tutup itu bukan solusi," ungkapnya.***

Komentar

Loading...